Dana Insentif Nakes di Kabupaten Sleman Belum Cair, Mereka Mengaku Pasrah

BNews–SLEMAN– Tenaga Medis (Nakes) dalam penanganan covid-19 memang menjadi garda terdepan. Namun ternyata insentif bagi Nakes di Rumah Sakit yang menjadi rujukan Covid di Kabupaten Sleman ini belum cair.

Dan perlu diketahui semua, bahwa insentif bagi nakes telah disampaikan Presiden Joko “Jokowi” Widodo sejak dua bulan lalu.

Saat itu Jokowi berjanji akan memberikan insentif tenaga medis berdasarkan keahlian mereka. Para dokter spesialis akan diberikan insentif sebesar Rp15 juta, dokter umum dan dokter gigi Rp10 juta, bidan dan perawat Rp7,5 juta dan tenaga medis lainnya Rp5 juta.

Kepala Instalasi Pemasaran, Hubungan Masyarakat, Informasi dan Layanan Pelanggan RSA UGM, Sri Nenggih Wahyuni menyatakan saat ini data nakes penerima insentif masih proses verifikasi di tingkat pusat.

“Informasi dari Direktur SDM dan Akademik RSA UGM untuk insentif nakes masih dalam proses verifikasi data di tingkat pusat,” ungkapnya dikutip IDTimes (29/6/2020).

Semenatara  Plt Direktur Utama RSUD Sleman, Joko Hastaryo menyatakan keadaan sama terjadi di RSUD Sleman. Joko Hastaryo yang merupakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman ini menyatakan pihaknya mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan insentif tersebut akan cair.

“RSUD Sleman tadi saya cek belum masuk rekening, kapan akan cairnya belum tahu,” katanya.

Hal yang sama juga diakui oleh RSUD Prambanan. Melalui direktur utamanya, Isa Dharmawidjaja menyatakan pasrah tentang insentif yang tak kunjung cair tersebut.

Sepertinya gak terdengar apa-apa ya karena mungkin mereka beranggapan angin surga. Ada ya Alhamdulillah, gak ada ya Alhamdulillah,”tambahnya. (*/Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: