Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Desain Terowongan Seksi 5 Tol Jogja–Bawen Masih Misteri, Exit Tol Palbapang Mulai Jelas

Desain Terowongan Seksi 5 Tol Jogja–Bawen Masih Misteri, Exit Tol Palbapang Mulai Jelas

  • calendar_month Kam, 25 Sep 2025

BNews—MAGELANG— Proyek pembangunan jalan tol Jogja–Bawen terus menunjukkan perkembangan. Pemerintah kembali melakukan pembayaran uang ganti rugi (UGR) kepada warga terdampak di GOR Desa Candiretno, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Namun di sisi lain, pembahasan teknis desain terowongan di Seksi 5 masih menjadi tanda tanya, sedangkan rencana exit tol di Palbapang mulai mengerucut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Jogja–Bawen, Muhammad Fajri Nukman, menyebut pembayaran pada Kamis (25/9) mencakup 71 bidang tanah di 13 desa.

Nilai total ganti rugi mencapai sekitar Rp72 miliar dengan luas lahan sekitar 52.500 meter persegi. Bidang yang terdampak sebagian besar berupa ladang, sawah, dan pekarangan.

Hingga pekan ini progres pengadaan tanah secara keseluruhan telah mencapai 65 persen. Untuk tiap seksi; capaian tertinggi ada di seksi 1 sebesar 98,63 persen, seksi 2 sebesar 92,95 persen, dan seksi 3 sebesar 96,14 persen.

“Tapi ada juga yang masih rendah, terutama Seksi 5 yang baru 14,34 persen,” terang Fajri.

Lambatnya progres di Seksi 5 salah satunya dipicu perdebatan teknis desain. Semula direncanakan terowongan di Kecamatan Grabag, namun kini muncul opsi baru berupa galian terbuka.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Hanya saja, keputusan finalnya belum ada. PPK masih menunggu hasil pembahasan teknis. “Setelah ada kepastian, baru kami sesuaikan dokumen perencanaan pengadaan tanah dan mengajukannya ke Gubernur Jawa Tengah,” jelasnya.

Fajri menegaskan, meski perubahan desain berpotensi memengaruhi kebutuhan lahan, pihak pengadaan tanah tidak bisa mendahului keputusan teknis. “Kami menunggu arahan final, baru bisa bergerak lebih jauh,” tambahnya.

Meski begitu, dengan progres pengadaan tanah yang sudah berjalan, pemerintah mulai memfokuskan percepatan terutama di Seksi 5.

“Prinsipnya, simpang susun di Seksi 5 tetap ada. Tinggal menunggu desain final apakah terowongan atau galian terbuka,” tegas Fajri.

Berbeda dengan Seksi 5, pembahasan teknis untuk exit tol Palbapang sudah lebih jelas. Fajri menyebut trase dan desain simpang susun telah disepakati. Saat ini penyusunan dokumen perencanaan pengadaan tanah sedang berjalan.

Targetnya, sebelum akhir 2025 atau awal 2026 dokumen tersebut sudah diajukan untuk izin penetapan lokasi (penlok) ke Gubernur Jawa Tengah. Sesuai rencana, exit tol akan digeser ke arah Kota Magelang dari yang semula tepat di pertigaan simpang Palbapang. (*)

MAKET TOL :

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less