Detik-detik Penyelamatan 2 Pemancing Nyaris Terseret Banjir Kali Progo

BNews—JOGJAKARTA— Dua orang pemancing yakni Rizal, 22, dan Tumijan, 40, warga Wonolopo, Gulurejo, Ngentakrejo Kulonprogo terjebak banjir Sungai Progo, Rabu dini hari (13/1). Mereka berhasil diselamatkan tim SAR Gabungan Jogjakarta yang mengerahkan perahu karet pukul 01.00WIB.

Kedua pemancing tersebut diketahui melakukan kegiatan memancing pada Selasa (12/1) di salah satu delta Sungai Progo di Desa Ngentakrejo Lendah Kulon Progo. Namun, lantaran terjadi hujan deras yang merata di wilayah DIJ termasuk hulu, maka debit air mengalami peningkatan.

Kedua pemancing tersebut lantas panik karena lokasi berpijak yang terus-menerus terendam air. ”Keduanya ini meminta tolong warga setempat. Namun, tidak ada yang berani menolong karena debit air yang terus meningkat,” terang Kepala Basarnas Yogyakarta, Wahyu Efendi, Rabu (13/1).

Tim SAR yang menerima laporan pada pukul 23.00WIB langsung merespons dengan menurunkan satu tim rescue dengan peralatan water rescue dan evakuasi. Namun begitu, kondisi di lapangan tidak membuat operasi penyelamatan menjadi mudah.

Hujan yang sangat deras ditambah debit air yang membuat kondisi dua survivor semakin kritis membuat tim SAR harus berpacu dengan waktu. Terlebih, satu survivor diketahui mengalami hipotermia karena kondisi lokasi kejadian yang semakin basah dan dingin.

”Debit air naik dengan cepat sehingga butuh kecepatan proses evakuasi. Kalau tidak cepat, keduanya bisa hanyut. Tepat pukul 01.00WIB kedua survivor berhasil dievakuasi, salah satunya mengalami hipotermia sehingga langsung kami serahkan pada tim medis, dibawa ke Rumah Sakit Pura Raharja Lendah,” ungkapnya.

Proses evakuasi kedua survivor berlangsung sekitar 15 menit menggunakan perahu karet. Tim SAR menjemput kedua survivor dengan cepat karena lokasi berpijak keduanya debit air meninggi.

Loading...

Humas Basarnas Jogjakarta, Eriyanto mengharapkan masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di area sungai, danau atau laut karena curah hujan tinggi. ”Untuk warga masyarakat yang bekerja atau mata pencahariannya di area air untuk tetap waspada dan berhati-hati,” pungkasnya. (ala/han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: