Dibuly Karena Gendut Ridwan Berubah Jadi Duta Wisata Magelang

BNews—MUNGKID— Sempat dibully teman-temannya karena badanya gendut, remaja ini membuktikan dirinya mampu menjadi yang terbaik. Muhammad Ridwan Sulistyono remaja 19 tahun ini berhasil menjadi Juara 1 Duta Wisata Pria Kabupaten Magelang 2019-2020.

Remaja kelahiran 23 Mei 2000 asal Dusun Sawangan Desa Sawangan Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang ini berhasil lolos dalam grand final Duta Wisata Kabupaten Magelang beberapa waktu lalu. Dirinya menjadi juara satu pria.

Advertisements


Anak pasangan dari Harmoko dan Widi Wiluyati merupakan anak kedua dari 2 bersaudara  memiliki kisah kelam di masa lalunya. “Dulu saya saat usia 15 tahun mengalami tekanan batin karena sering dibully teman-temannya karena badan saya gendut,” katanya saat dihubungi Borobudurnews.


Namun, Ridwan sapaan akrabnya ini memiliki tekat untuk memotivasi dirinya sendiri semenjak masuk pendidikan tingkat SMA. Kini dirinya sudah tidak gendut lagi, dia tampil menjadi sosok remaja gagah.

“Saya memotivasi diri sendiri agar bisa masuk ke organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan masuk paskibraka sekolah. Semua itu sebagai langkah pembuktian saya agar tidak terpuruk karena dampak di bully,” imbuh pria lulusan SMA Muhammadiyah Kota Magelang ini.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS DI HANDPHONE KALIAN ( KLIK DISINI)

Setelah masuk semua itu, Ridwan mengaku itulah momentum perubahan hidupnya. “Saya saat itu belajar banyak mulai dari harus bisa membagi waktu antara sekolah, extra kulikuler dan organisasi,” tegasnya.

Ridwan juga sempat masuk dalam Paskibraka Indonesia Delegasi dari Kota Magelang. “Hal itu tentunya menambah motivasi dan percaya diri saya untuk selalu berkembang,” ungkapnya remaja yang memilik hobi berenang ini.

Kini, Ridwan mengenyam pendidikan di Teknik Informatika S1 di Universitas Muhammadiyah Magelang agar bisa mendukung cita-citanya. “Saya bercita-cita menjadi seorang ahli Informasi Teknologi di sebuah lembaga atau perusahaan besok, oleh sebab itu saya kuliah mengambil jurusan tersebut,” ujarnya.

Untuk cerita bisa masuk Duwis Kabupaten Magelang, Dirinya bercerita disuruh oleh kakaknya sendiri. “Kakak saya yang nyuruh, karena tahu saya suka travelling dan menyukai bidang pariwisata,” ceritanya.

KEREN: Ridwan saat mendapat penghargaan bersawa Duwis perempuan Kabupaten Magelang di Artos Mall  (Foto:Istimewa)
KEREN: Ridwan saat mendapat penghargaan bersawa Duwis perempuan Kabupaten Magelang di Artos Mall (Foto:Istimewa)

Pada saat pendaftaran duta wisata, Ridwan merasa kecil hati karena banyak sekali orang hebat yang terkumpul disana. “Setelah saya selesai seleksi, Alhamdulillah saya bisa masuk nominasi Duta Wisata Kabupaten Magelang dan mengikuti serangkaian kegiatannya. Pada saat itu pandangan untuk menjadi juara 1 bahkan tidak ada di dalam pikiram saya, yang saya tahu hanya harus terus berjuang untuk menunjukkan yang terbaik,” bebernya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS DI HANDPHONE KALIAN ( KLIK DISINI)

“Dan Alhamdulillah saya berhasil menjadi juara satu Duwis Kabupaten Magelang 2019-2020,” tegasnya.

Ditanya soal wisata di Magelang, Ridwan menyamapikan bahwa wisata magelang sangat indah sekali dan banyak sekali ragam budaya yang ada di Magelang. Namun hanya saja orang-orang kini malah memilih pergi ke wisata luar daerah untuk mendapatkan pengalaman dan kenangan lain.

“Di Magelang banyak tempat yang bagus dan perlu di explose dan bisa mendapatkan pengalaman menarik. Hal ini karena setiap tempat wisata pasti memiliki konsep sapta pesona yaitu keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan,” terangnya.

Ridwan juga memiliki komitmen setelah terpilih menjadi juara Duwis ,dirinya akan berusaha bagaimanapun caranya untuk membuat Kabupaten Magelang bangga karena memilih saya. “Semoga semakin banyak yang akan bermain ke wisata-wisata magelang. Dan tentunya banyak yang akan mendaftar Duta Wisata di tahun berikutnya karena di daerah kita perlu banyak orang untuk memperkenalkan budaya kita ke kancah internasional,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: