Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Pemugaran Candi Mendut Bikin Pedagang Menjerit Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Pemugaran Candi Mendut Bikin Pedagang Menjerit Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

  • calendar_month Ming, 21 Des 2025

BNews-MAGELANG – Menjelang momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, para pedagang di kawasan destinasi wisata Candi Mendut, Kabupaten Magelan; mengeluhkan penurunan jumlah pengunjung yang berdampak langsung pada pendapatan mereka.

Kondisi tersebut terjadi seiring dengan proses pemugaran Candi Mendut yang saat ini tengah berlangsung.

Sub Koordinator Museum dan Cagar Budaya (MCB) Warisan Dunia Borobudur, Wiwit Kasiyati, menjelaskan; bahwa pemugaran Candi Mendut merupakan langkah yang tidak bisa ditunda mengingat kondisi bangunan candi yang mengalami kerusakan, khususnya pada bagian atap.

“Ini kalau nggak dipugar, nanti kerusakannya semakin meningkat. Karena setelah dibuka batu-batunya oleh Balai Pelestarian Kebudayaan X (BPK X); justru semakin terlihat bahwa di badan itu sudah menggelembung begitu, sehingga tahun ini targetnya baru membongkar,” jelas Wiwit kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Wiwit menambahkan, berdasarkan informasi dari BPK Wilayah X, pada tahun 2025 proses pemugaran masih difokuskan pada tahap pembongkaran struktur candi. Sementara itu, tahapan penyusunan ulang bangunan candi direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2026 mendatang.

“Nanti anggaran tahun depan, Insya’ Allah masih akan dilanjutkan oleh BPK X untuk menyusun kembali. Jadi, kita meminta masyarakat untuk bersabar,” imbuhnya.

Ia berharap, setelah seluruh proses pemugaran rampung dan bangunan disusun kembali, Candi Mendut dapat kembali dimanfaatkan secara optimal sebagai destinasi wisata dan cagar budaya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Meski demikian, Wiwit menegaskan bahwa akses menuju kawasan candi sebenarnya masih tetap dibuka untuk pengunjung.

“Karena sebenarnya yang kami tutup itu hanya untuk masuk ke bilik candi. Pengunjung masih bisa menikmati di halaman candi. Tapi, rata-rata yang saya tahu di lapangan itu mereka tidak mau masuk, meskipun hanya di halaman. Jadi, mereka hanya foto-foto dari luar,” tambah Wiwit.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada angka kunjungan wisata ke Candi Mendut yang turut memengaruhi pendapatan Pemerintah Kabupaten Magelang. Namun, ia menegaskan bahwa pemugaran merupakan bagian penting dari upaya pelestarian warisan budaya agar tidak mengalami kerusakan yang lebih parah di kemudian hari.

Wiwit juga menjelaskan bahwa pemugaran Candi Mendut sepenuhnya menjadi kewenangan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X. Sementara itu, pihak MCB hanya bertugas melakukan perawatan harian kawasan candi.

“Sedangkan untuk perawatan harian memang di kita (MCB). Karena kami tidak ada yang spesialis pemugaran atau juru pugar,” ujarnya.

Di sisi lain, dampak pemugaran turut dirasakan oleh para pedagang di sekitar kawasan wisata. Ketua Pedagang Candi Mendut, Zulfiati, mengungkapkan bahwa sejak dimulainya pemugaran pada Juli 2025, jumlah wisatawan mengalami penurunan yang sangat signifikan.

“Sejak Juli, benar-benar sepi. Pernah dalam satu hari hanya empat orang yang masuk ke candi. Itu sangat jauh dibanding kondisi normal,” keluhnya.

Zulfiati menjelaskan, dalam kondisi normal atau saat ramai pengunjung, para pedagang setidaknya masih bisa memperoleh pendapatan minimal Rp100 ribu per hari, bahkan bisa meningkat saat musim liburan atau hari besar. Namun selama masa pemugaran, banyak kios pedagang yang nyaris tidak memperoleh pemasukan sama sekali.

Para pedagang berharap pemerintah dan pengelola kawasan dapat memberikan solusi atau kebijakan pendukung selama masa pemugaran berlangsung, terutama menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru, agar aktivitas ekonomi masyarakat sekitar destinasi wisata tetap dapat berjalan meski dengan keterbatasan. (*)

About The Author

  • Penulis: Marisa Oktavani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less