Diduga Akibat Dianiaya Kekasih Ibunya, Balita di Sleman Meninggal

BNews—SLEMAN—Seorang balita di Sleman meninggal dunia diduga akibat dianiaya oleh kekasih ibunya sendiri. Balita tersebut berinisial AF berusia 4,5 tahun, berdomisili di Dusun Sendangagung, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman.

Balita berjenis kelamin laki-laki tersebut diketahui tinggal bersama ibu kandungnya berinisial AM, 25, warga Sleman dan kekasih ibunya, berinisial JR, 26, warga Caturharjo, Sleman. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh AF seperti lebam bekas penganiayaan.

Kasus tersebut pun dalam penanganan Satuan Reserse Kriminal Polres Sleman. ”Pasangan ini tinggal di sebuah kontrakan sekitar 2-3 bulan,” kata Kapolsek Minggir, AKP Made Wira Suhendra, Senin (10/8/2020). Dikutip dari Tagar.id.

Guna mengetahui kronologis peristiwa tersebut, Polres Sleman melakukan pra rekonstruksi di kontrakan tersebut pada Senin (10/8/2020). Sementara untuk status JR masih sebatas saksi dan dalam pra rekontruksi ini terdapat 17 adegan yang diperankan.

Made belum bisa menyampaikan secara gamblang peristiwa dugaan penganiayaan termasuk motifnya. ”Ini masih proses olah TKP, dan pendalaman, nanti hasil resminya akan disampiakan oleh tim Polres Sleman,” terang dia.

Sementara, Aldi, 40, warga setempat yang melihat proses rekontruksi itu mengaku sebelum AF meninggal, dirinya mendengar suara orang menangis. Menurutnya pasangan tersebut memang sering bertengkar.

”Malam Minggu (8/8/2020) saya dengar tangisan, tapi itu entah ibunya atau anaknya saya tidak tahu, karena pintunya juga tertutup,” katanya.

Loading...

”Mereka itu sering ribut, warga tidak tahu kalau mereka bukan pasangan resmi, karena saat diminta identitas berbelit-belit, mereka juga jarang bergaul,” pungkasnya. (*/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: