Diduga Kelelahan Sales Krupuk Meninggal di Mushola Kaliangkrik

BNews–KALIANGKRIK–Diduga terkena serangan jantung seorang sales krupuk meninggal dunia di dalam sebuah mushola Al Hikmah Dusun Krajan Desa Temanggung Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang siang tadi (20/2). Korban atas nama Juwanto, 36 setelah ditolong warga.

 

 

Korban merupakan warga Dusun Kalibening Desa Payaman Kecamatan Secang ini merupakan sales penjual krupuk yang berkeliling di kampung-kampung.”Tadi sekitar pukul 11.30 wib korban mengeluh pusing dan dadanya terasa sesak, kemudian saya bersama warga lain membawanya ke mushola tidak jauh dari posisi korban mengeluh sakit agar beristirahat,” ungkap Nasrun, 28 salah satu saksi warga saat dimintai keterangan petugas Polsek Kaliangkrik.

 

 

Korban saat itu sedang menjajahkan kerupuk dagangannya seperti sales pada umumnya dan tiba tiba mengeluh sakit kepada warga.”Setelah sampai mushola korban minta dicarikan tenaga medis, dan kami mengundang seorang asisten bidan desa untuk memeriksanya,” imbuhnya.

 

Saat tenaga medis tersebut memeriksa korban kondisi tekanan darah atau tensi 100/70 mmhg dan mulut korhan sudah mengeluarkan buih putih.”Tidak lama setelah diperiksa sekitar 5 menit tiba tiba detak jantung korban berhenti dan meninggak dunia,” paparnya.

SALES : Seorang sales kerupuk keliling meninggal dunia di dalam Mushola diduga terkena serangan jantung karena kelelahan di Kaliangkrik (20/2)--(Foto--Istimewa)
SALES : Seorang sales kerupuk keliling meninggal dunia di dalam Mushola diduga terkena serangan jantung karena kelelahan di Kaliangkrik (20/2)–(Foto–Istimewa)
DPD PKS Magelang Ramadhan

Kapolsek Kaliangkrik AKP Muh Buhrom menerangkan bahwa dari hasil pemeriksaan saksi dan tenaga medis diduga korban meninggal dunia akibat serangan jantung.”Kami langsung menuju TKP untuk meminta keterangan saksi dan mengajak seorang Dokter dari Puskesmas Kaliangkrik,” katanya.

 

Jenazah korban langsung diperiksa oleh Dokter dan tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan.”Sudah dilakukan pemeriksaan lanjut dengan hasil tersebut kami kemudian mengantar jenazah ke rumah duka untuk diserahkan ke keluarganya,” imbuhnya.

 

“Dari keterangan keluarga memang sebelum berangkat korban sudah mengeluh sakit namun dipaksakan berangkat karena ada pesanam krupuk, dengan kejadian ini pihak keluarga sudah menerimanya dengan ikhlas,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: