Dies Natalis Untidar ke-47, Prof. Komaruddin Tekankan Sinergi Kampus, Pemda dan Pengusaha
- calendar_month 5 jam yang lalu

Untidar Magelang menggelar Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-47, di GKU dr. H. R. Suparsono, Kampus Tuguran, Selasa (5/5/2026).
BNews–MAGELANG– Universitas Tidar (Untidar) Magelang menggelar Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-47, di GKU dr. H. R. Suparsono, Kampus Tuguran, Selasa (5/5/2026).
Dalam acara tersebut, tokoh penegerian Untidar Prof. Dr. Komaruddin Hidayat menyampaikan Orasi Ilmiah. Dia memaparkan pentingnya kampus, pemerintah daerah dan pengusaha bekerjasama dalam pengembangan ekonomi dan budaya.
“Ada sebuah kampus di Amerika sekitar abad 18, pemerintah daerah menyediakan tanah bahkan menjual tanah demi memberi modal pengembangan kampus. Kampus menjadi mitra pemda dan pengusaha. Proses keilmuan di kampus, lalu hasilnya dimanfaatkan pemda dan pengusaha untuk menggerakan pembangunan dan ekonomi di negara bagian,” paparnya.
Prof. Komarudin berharap adanya Untidar tidak semata mengejar banyaknya lulusan sebai prestasi. Namun bisa megantar alumninya mendapat pekerjaan setelah lulus.
“Prestasi sebuah kampus itu bisa menyajikan laporan daya serap alumni dan berapa lama masa tunggu kerjanya. Jangan semata menghasilkan lulusan tapi impact-nya dalam pengembangan ekonomi dan budaya,” ujarnya.
Dia menegaskan, mahasiswa Untidar tidak boleh merasa di “pinggiran”. Pusat ilmu sudah terkoneksi kampus satu dan lainnya.
“Untungnya Untidar itu masih baru, masih open minded bisa tumbuh berkembang. Mari ajak anak-anak punya mimpi tinggi, kita sebagai orang tua hanya mengantar, menjadi pendengar agar paham dan empati,” imbuhnya.
IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Sementara itu, Rektor Untidar, Prof. Dr. Sugiyarto menyampaikan Fokus Pengembangan Untidar pada tahun 2026.
“Kemandirian BLU, Internasionalisasi, Ekosistem Digital dan Akreditasi Unggul. Inilah fokus pengembangan Untidar saat ini,” jelasnya.
Untuk mencapai akreditasi unggul dimulai dari akreditasi program studi dan bersiap untuk akrediasi institusi pada tahun 2028.
“Untidar mendukung peningkatan karir dosen dan mendorong peningkatan jabatan fungsional dosen. Saat ini baru memiliki 10 guru besar dan 30 lektor kepala. Jumlah ini tentunya masih perlu dikejar untuk syarat akreditasi unggul. Maka itu harus dipacu secara terstruktur dengan penjenjangan karir dosen yang efektif,” ujarnya.
Pada kesempatan ini juga dilaksanakan launching sistem baru dari UPA TIK dan penyerahan kartu Ganidar untuk alumni PPG Untidar.
Ada 6 sistem baru yaitu Simagang (Sistem Magang Mahasiswa), Sistem Layanan Bahasa Untidar, Sistem Konseling Untidar, Sistem Layang Untidar versi ke 3 dengan fitur tandatangan elektronik, Virtual Tour Untidar dan Untidar Connect. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar