Diresmikan Bupati Magelang, Ini Jadwal Operasional RSUD Merah Putih Blondo

BNews–MUNGKID– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merah Putih Kabupaten Magelang diresmikan Bupati Magelang hari ini (30/12). Proyek fisik senilai Rp 129 Miliar ini selesai sejak mulai dibangun 2017 lalu di daerah Blondo Kecamatan Mungkid.

Proses pembangunan RSUD ini berjalan tiga tahap. Mulai tahun 2017-2018 dengan anggaran Rp 75 Miliar, tahap kedua tahun 2018 senilai Rp 38 Miliar. Tahap Ketiga Tahun 2019 senilai Rp 16,3 Miliar.

Bangunan RSUD tersebut meiliki tiga lantai. Lantai satu untuk IGD dan ICCU, Lantai Dua untuk Poliklinik dan Farmasi, Lantai Tiga untuk Bangsal Rawat Inap mulai kelas 1 hingga 3. Ada juga lantai Bassement yang dipergunakan untuk ruang management RSUD.

Dalam laporan penyelenggaran Asissten Dua Sekda Magelang, Agung Trijaya menyampaikan bahwa pembagunan rumah sakit ini penuh perjuangan. “Harapannya kedepan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat Kabupaten Magelang,” katanya.

Sementara Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan usai diresmikan, pengelolaan akan diserahkan ke manajemen untuk melanjutkan tahapan-tahapan berikutnya. “Dan kita bersyukur RSUD ini sudah selesai sesuai rencana di akhir tahun 2019 ini,” katanya kepada awak media.

Disebutkan masih ada banyak kekurangan, namun bisa segera diatasi sambil jalan. “Seperti misal di kamar mandi harus ada pegangaanya agar ramah disabilitas. Ya soa teknislah bisa diatasi dengan cepat,” imbuhnya.

NEWS; Bupati Magelang Zaena l Arifin saat memotong rangkaikan bunga sebagai tanda RSUD Merah Putih diresmikan (30/12)-(Foto:bsn)
NEWS; Bupati Magelang Zaena l Arifin saat memotong rangkaikan bunga sebagai tanda RSUD Merah Putih diresmikan (30/12)-(Foto:bsn)

“Untuk jabatan Direktur Rumah Sakit diisi Dr.M.Sukri. Namun ini hanya sementara atau Plt, belum definitif karena aturannya tidak boleh merangkat dua jabatan di tempat berbeda,” paparnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Dr.M.Sukri sendiri saat ini juga menjabat sebagai Direktur di RSUD Muntilan. “Tetapi tetap dikasih yang pengalaman dulu ini agar segera bisa berjalan. Sehingga kami kasih kepercayaan kepadanya untuk menjalankan RSUD Merah Putih ini,” ungkpanya.

VIDEO BOROBUDUR NEWS TV :

“Saya berharap RSUD ini kedepan menjadi Rumah Sakit Internasional, karena kita memiliki Borobudur sebagai warisan dunia. Dan kedepan ini kita memikirkan perluasan di lahan-lahan belakang rumah sakit, sehingga ini tidak selesai disini,” ujar Bupati.

“Sampai tahun 2024 kita target menjadi Rumah Sakit tipe B. Namun semua itu butuh proses seperti akreditasi dan dengan dukungan semua pihak termasuk DPRD agar bisa terealisasikan,” harapnya.

Ditambahkan oleh Plt Direktur RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang, Dr M.Sukri bahwa Rumah Sakit ini bisa beroperasional pada bulan keempat 2020. “Sekitar bulan April 2020 diusahakan bisa beroperasional, namun untuk pasien kelas umum. Hal ini karena setelah ini kita masih menyelesaikan terkait perijinan operasional,” tambahnya.

Sementara disebutkan untuk pelayanan pasien BPJS diperkirakan pada bulan ketujuh atau delapan. “Sekitar bulan Juli-Agustus pasien BPJS bisa dilayani. Hal ini dikarenakan persayaratan seperti akreditasi Rumah Sakit, dimana proses tersebut minimal RS sudah beroperasi selama tiga bulan,” terangnya. (bsn/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: