Dongkrak Wisata dan PAD, Pemkab Magelang Siapkan 99 Kalender Event 2026
- calendar_month Ming, 4 Jan 2026

ilustrasi Kalender Event Wisata Kabupaten Magelang Tahun 2026_foto AI
BNews-MAGELANG — Pemerintah Kabupaten Magelang menyiapkan 99 kalender event sepanjang tahun 2026 sebagai strategi; untuk mendongkrak angka kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.
Puluhan event tersebut mencakup berbagai kegiatan seni budaya, olahraga, serta event lain yang berbasis komunitas. Pemerintah daerah berharap rangkaian acara tersebut mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara luas.
“Harapannya, adanya kalender event ini dapat menghadirkan multiplier effect bagi masyarakat, utamanya masyarakat kecil yang hadir melalui UMKM maupun membantu mempersiapkan pengunjung melalui homestay,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Mulyanto.
Menurutnya, penyusunan kalender event 2026 menjadi langkah strategis untuk menghadirkan kegiatan pariwisata yang berkelanjutan sepanjang tahun. Berbagai event tersebut diharapkan mampu menarik wisatawan untuk tinggal lebih lama di Kabupaten Magelang.
“Sesuai arahan Bapak Bupati, event di Kabupaten Magelang jangan hanya sehari. Tapi harus lebih satu hari, sehingga wisatawan bisa tinggal lebih lama di Kabupaten Magelang,” ujarnya.
Dari sisi inovasi, kalender event 2026 juga membawa sejumlah perubahan. Beberapa kegiatan yang sebelumnya berskala desa atau kecamatan, kini akan diangkat menjadi event tingkat kabupaten, bahkan nasional hingga internasional.
“Misalnya, Grebeg Ojek yang ada di Salaman, akan diangkat di tingkat Kabupaten Magelang. Kemudian event olahraga juga akan dinaikkan dari tingkat kabupaten, menjadi nasional bahkan internasional,” katanya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Sejumlah event yang akan digelar dalam waktu dekat di antaranya Perti Dusun Gowok Pos pada Januari, Bojong Banyu dan Grebeg Jemunak pada Februari, serta Grebeg Ketupat pada Maret mendatang. “Event ini sudah kami tata dalam kalender event Kabupaten Magelang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disparpora Kabupaten Magelang, Arif Rahman, mengungkapkan capaian sektor pariwisata pada 2025 belum memenuhi target. Penurunan jumlah kunjungan wisatawan berdampak langsung pada PAD sektor pariwisata.
Target PAD sektor pariwisata tahun 2025 sebesar Rp 5 miliar, namun realisasinya baru mencapai sekitar 85 persen. “Pendapatan dari objek wisata yang dikelola pemkab turun sekitar 15 persen dibanding 2024,” ungkap Arif.
Penurunan tersebut, lanjutnya, sejalan dengan berkurangnya jumlah kunjungan wisatawan. Jika pada 2024 jumlah wisatawan mencapai 2,8 juta orang, maka pada 2025 angkanya turun menjadi kurang dari 2,5 juta wisatawan.
Memasuki 2026, Pemerintah Kabupaten Magelang memasang target yang lebih tinggi. PAD sektor pariwisata ditargetkan mencapai sekitar Rp 6 miliar. Target tersebut diharapkan bisa tercapai melalui inovasi event, promosi yang lebih masif, serta peningkatan kualitas destinasi wisata.
“Mudah-mudahan dengan kalender event dan inovasi-inovasi ini, target PAD Rp 6 miliar bisa tercapai. Kami akan berusaha maksimal,” katanya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar