Dorr.. Satu Rampok ATM di Sleman Terkapar, Lima Ditangkap di Magelang

BNews—JOGJAKARTA— Kepolisian Resor (Polres) Sleman berhasil menangkap komplotan pencuri spesialis bobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di minimarket Gamping Sleman. Satu dari enam pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

Para pelaku yang ditangkap berinisial AA, 43; AW, 91; DIS, 26; dan MAR, 29 yang merupakan warga Palembang. Serta AS, 43, warga Banyuasin dan WD, 44, warga Gedongtengen Jogjakarta.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah warga disekitar TKP memergoki aksi para pelaku. Warga menaruh curiga karena mendengar suara gaduh di sebuah toko modern yang berada di Gamping Sleman.

”Ada saksi masuk ke toko lalu buru-buru keluar karena melihat seorang pelaku sedang berusaha membobol ATM. Saat keluar ada lima orang pelaku di depan toko itu. Karena aksinya ketahuan mereka menodongkan sajam sambil masuk mobil,” kata Deni, Kamis (6/8).

Warga yang ketakutan kemudian melaporkan perampokan tersebut ke polisi. Usai menerima laporan, petugas Polsek Gamping langsung mendatangi toko modern tersebut. Ternyata, saat itu para pelaku belum pergi karena masih berupaya membobol mesin ATM.

”Saat petugas tiba di lokasi, para tersangka sedang membongkar mesin ATM. Saat petugas datang, para pelaku berupaya kabur. Namun salah satu pelaku tertinggal di lokasi, yakni AS. Dan langsung kita amankan,” tegasnya.

Petugas lantas mengejar para tersangka lainnya. Tidak butuh waktu lama, para pelaku berhasil terendus. Kurang dari 24 jam, para pelaku berhasil diamankan di wilayah Magelang.

Loading...

“Satu orang tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap,” ujar Deni.

Dia menambahkan, petugas masih terus mengembangkan apakah ada aksi pencurian lain yang dilakukan pelaku selain di wilayah Sleman.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik di sini)

“Pengakuannya, para tersangka melakukan aksi pembobolan ATM di wilayah Sleman baru satu kali. Tapi untuk di wilayah lain kita masih dalami,” terangnya.

Salah satu tersangka, AS, mengaku baru pertama kali melakukan pembobolan ATM toko modern di Jogja. Dirinya belajar melakukan pembobolan ATM dengan mengelas dari YouYube.

” Kami tidak berhasil membawa uang karena keburu ketahuan. Karena proses pengelasan butuh waktu satu jam. Rencananya hasilnya untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ucapnya.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti satu unit mobil AB 1101 PS, satu perangkat alat las dan kunci Inggris. Lalu tali tambang, tabung gas tiga kilogram, serta dua obeng, linggis dan empat bungkus rokok.

Atas perbuatannya, mereka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: