Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Duh.. 9 Sapi Terkena PMK, Seluruh Pasar Hewan Di Kabupaten Magelang Ditutup Sementara

Duh.. 9 Sapi Terkena PMK, Seluruh Pasar Hewan Di Kabupaten Magelang Ditutup Sementara

  • calendar_month Sel, 24 Mei 2022

BNews–MAGELANG– Terdapat 9 ekor sapi di Kabupaten Magelang suspect Penyakit Mulut Kaki (PMK). Oleh karena itu Dinas Peternakan dan Perikanan (Peterikan) Kabupaten Magelang menutup sementara seluruh pasar hewan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Peterikan, Joni Indarto saat dihubungi Borobudurnews.com Senin petang kemarin (23/5/2022).

“Benar, hal ini dalam rangka mengendalikan penyebaran PMK. Dan berdarkan Surat Edaran Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 01/SE/PK.300/M/5/2022; tentang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Ternak; dan Surat Edaran Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 02/SE/PK.300/M/5/2022; tentang Penataan Lalu Lintas Hewan Rentan, Produk Hewan dan Media Pembawa Lainnya di Daerah Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK),” katanya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Magelang untuk sementara waktu akan menutup pasar hewan di Wilayah Kabupaten Magelang. Dengan tujuan mengantisipasi penyebaran PMK dan sebagai langkah pencegahan penularan PMK di Kabupaten Magelang.

“Pasar hewan akan ditutup sementara mulai tanggal 24 Mei sampai 6 Juni 2022,” imbuhnya.

Joni juga mengungkapkan, untuk 9 ekor sapi yang suspect PMK tersebut berada di wilayah Salam, Grabag dan Salaman. “Kesembilan ekor sapi tersebut sebelumnya dibeli dari pasar hewan Muntildan dan Pasar Hewan Salatiga,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat Kabupaten Magelang, baik pedagang, peternak sapi untuk berhati-hati memberi sapi, kambing, domba atau kerbau dari wilayah luar Magelang.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Selain itu, kepada para peternak untuk sering memandikan hewan ternak terutama sapi,  sering membersihkan kandang dan melakukan disenfektan. Lalu membatasi orang lain keluar masuk kandang,” terangnya.

Joni menjelaskan juga hewan ternak yang sakit atau terindikasi PMK memiliki ciri ciri ada lepuh di sekitar mulut. “Seperti sariawan di dalam mulut dan lidah, menguarkan air liur berlebih, ada luka disekitar kuku dan kaki. Saya harap hewan ternak tersebut agar diisolasi dan dilaporkan ke dinas peterikan,” pesannya.

“PMK pada hewan ternak ini  dapat disembuhkan dan tidak menular ke manusia. Daging hewan yang terjangkit PMK tetap aman dikonsumsi,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less