Ribuan Burung Berkicau di Kota Mungkid, Piala Bupati Magelang Diikuti 1.000 Peserta
- calendar_month Sen, 14 Sep 2026

Ribuan Burung Berkicau Ramaikan Piala Bupati Magelang
BNews—MAGELANG— Ribuan burung berkicau bersahutan di Lapangan drh. Soepardi, Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Minggu (13/9/2026). Suasana tersebut mewarnai pelaksanaan Lomba Burung Berkicau Piala Bupati Magelang 2026 yang diikuti sekitar 800 hingga 1.000 peserta dari berbagai daerah.
Peserta lomba burung berkicau tersebut datang dari sejumlah wilayah, mulai dari Kabupaten Magelang, Purworejo, Purwokerto, Semarang, Daerah Istimewa Yogyakarta, Solo, hingga Madiun.
Lomba burung berkicau Piala Bupati Magelang 2026 diselenggarakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang berkolaborasi dengan Kicau Mania Indonesia Andri Bolang. Sebanyak 30 kategori dipertandingkan dalam ajang tersebut.
Selain menjadi arena kompetisi burung berkicau, kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan para penghobi burung dari berbagai daerah untuk bersilaturahmi dan memperkuat kebersamaan.
Bupati Magelang Apresiasi Lomba Burung Berkicau
Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan, lomba burung berkicau tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kualitas burung peliharaan, tetapi juga berkembang sebagai ruang pertemuan dan silaturahmi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang, kami menyampaikan selamat datang dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, baik dari Kabupaten Magelang maupun dari berbagai daerah yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini,” kata Grengseng.
Menurutnya, kegiatan berbasis komunitas seperti lomba burung berkicau memiliki sejumlah nilai positif. Di antaranya kebersamaan, sportivitas, kedisiplinan, ketekunan, serta tanggung jawab dalam merawat satwa.
“Para penghobi burung tentu memahami bahwa merawat burung membutuhkan kesabaran, perhatian, serta tanggung jawab. Karena itu, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan di antara sesama penghobi burung dan membangun komunitas yang semakin solid,” ujarnya.
Lomba Burung Berkicau Dorong Ekonomi Masyarakat
Grengseng juga berharap pelaksanaan Lomba Burung Berkicau Piala Bupati Magelang 2026 memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui aktivitas ekonomi yang tumbuh selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah dinilai berpotensi menggerakkan sejumlah sektor ekonomi di Kabupaten Magelang, mulai dari UMKM, kuliner, perdagangan, jasa, hingga ekonomi kreatif.
“Dengan hadirnya peserta dan pengunjung dari berbagai daerah, tentu akan ikut menggerakkan sektor UMKM, kuliner, perdagangan, jasa, maupun ekonomi kreatif di Kabupaten Magelang,” katanya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Ia menambahkan, Kabupaten Magelang memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan. Potensi tersebut tidak hanya berasal dari sektor pariwisata dan budaya, tetapi juga dari komunitas serta kreativitas masyarakat.
Karena itu, kegiatan berbasis komunitas diharapkan dapat terus berkembang dengan tetap memperhatikan ketertiban, sportivitas, serta kesejahteraan hewan.
Bupati Magelang Tekankan Sportivitas
Dalam kesempatan tersebut, Grengseng juga mengingatkan peserta agar menjadikan lomba burung berkicau sebagai ajang kompetisi yang sehat dan tetap menjaga persaudaraan.
“Kepada seluruh peserta, saya berpesan, menang adalah prestasi, tetapi sportivitas adalah kehormatan. Mari kita jadikan lomba ini sebagai ajang untuk berkompetisi secara sehat; menjunjung tinggi kejujuran, menerima hasil penilaian dengan lapang dada, dan tetap menjaga persaudaraan,” ajak Grengseng.
Diikuti hingga 1.000 Peserta
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang sekaligus Ketua Panitia, Joni Indarto mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai upaya; Pemerintah Kabupaten Magelang memberikan ruang positif bagi masyarakat, khususnya komunitas penghobi dan pecinta burung.
“Kegiatan ini menjadi ruang untuk menyalurkan hobi, meningkatkan silaturahmi, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi masyarakat,” ujar Joni.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan Lomba Burung Berkicau Piala Bupati Magelang 2026 meliputi registrasi peserta, pelaksanaan lomba sesuai kelas yang dipertandingkan; penilaian oleh juri, penetapan pemenang, hingga penyerahan hadiah dan Piala Bupati Magelang.
Dalam pelaksanaannya, panitia mengedepankan prinsip sportivitas, transparansi, ketertiban, serta perhatian terhadap kesejahteraan hewan.
“Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki basis komunitas yang cukup kuat dan berpotensi untuk terus dikembangkan,” kata dia.
Perkuat Komunitas Penghobi Burung
Joni berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi. Menurutnya, lomba burung berkicau juga dapat menjadi sarana memperkuat jejaring; antarpenghobi dari berbagai daerah sekaligus memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Magelang atas dukungan dan perhatian yang diberikan. Terima kasih juga kepada seluruh panitia, juri, peserta; komunitas burung, sponsor, perangkat daerah terkait, dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” pungkasnya.
Pelaksanaan Lomba Burung Berkicau Piala Bupati Magelang 2026 di Kota Mungkid menunjukkan kuatnya antusiasme komunitas penghobi burung dari berbagai daerah. Selain kompetisi, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun silaturahmi komunitas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Magelang. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar