Duh… Rekrutmen ASN Untuk PPPK Guru Di Temanggung Terancam Batal

BNews–TEMANGGUNG– Ada informasi terbaru terkait rencana perekrutan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) khusus guru di Kabupaten Temanggung. Dimana informasi tersebut adalah proses itu terancam batal.

Hal tersebut terjadi pasalnya ada perubahan keputusan dari pemerintah pusat terkait sistem penggajian.

Bupati Temanggung M Al Khadziq mengatakan, awal pengajuan untuk P3K sebanyak 2.084 formasi didasarkan pada informasi pemerintah pusat bahwa gaji P3K akan dibayar oleh pemerintah pusat.

Namun, berdasarkan informasi yang didapatkan dari Kementerian Keuangan, Kementerian PAN RB, dan Kementerian Pendidikan, rupanya pemerintah pusat meminta agar gaji untuk P3K dibayarkan oleh pemerintah daerah.

“Kalau harus dibayar oleh pemerintah daerah, maka Kabupaten Temanggung kemampuan keuangannya tidak mencukupi untuk merekrut 2.084 orang. Maka Kabupaten Temanggung belum mengambil keputusan, apakah 2.084 formasi akan dilakukan perekrutan semua atau hanya sebagian; bahkan tidak direkrut sama sekali,” kata M Al Khadziq. Dikutip inews.

Sebelumnya, Pemkab Temanggung telah mengajukan formasi pada seleksi CPNS tahun ini dan sudah disetujui Kementerian PAN RB sejumlah 3.029 formasi. Yang terdiri dari 945 formasi untuk CPNS dan 2.084 formasi untuk P3K khusus guru.

Berdasarkan surat edaran dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), tahapan dan proses seleksi juga diundur untuk jangka waktu yang belum ditentukan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Penyebabnya, masih terdapat beberapa aturan pengadaan CPNS terkait P3K khusus guru yang belum ditetapkan pemerintah.  Serta masih adanya revisi usulan penetapan kebutuhan oleh beberapa instansi.

Ia berharap 2.084 P3K nanti bisa dibayar dan digaji oleh pemerintah pusat. Untuk membayar gaji P3K sebanyak 2.084 orang dalam setahun membutuhkan dana sekitar Rp116 miliar.

Setelah dihitung-hitung, kemampuan Kabupaten Temanggung maksimal hanya untuk 250 PPPK dengan membutuhkan dana sekitar Rp12 miliar.

“Kondisi keuangan Kabupaten Temanggung di tengah pandemi saat ini, kalau setiap tahun mangalokasikan Rp116 miliar pasti akan mengganggu proses pembangunan yang lain,” katanya.

Menurut dia, perekrutan guru penting dilakukan karena Kabupaten Temanggung masih kekurangan tenaga pengajar. Kalau tahun ini tidak merekrut guru, apalagi yang memasuki pensiun semakin bertambah, maka Kabupaten Temanggung akan semakin kekurangan guru.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap mempersiapkan dokumen pendukung perekrutan pegawai, mana kala suatu saat pengumuman pembukaan pendaftaran masyarakat sudah siap.  (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: