Dukun Pengganda Uang Asal Muntilan Diringkus Polisi

BNews–MUNTILAN– Berdalih mampu gandakan uang, seorang pria diamankan jajaran petugas Polsek Muntilan kemarin Sabtu (13/6/2020). Pelaku ini dilaporkan langsung oleh korban setelah merasa ditipu.

Kapolsek Muntilan, AKP Mudiyanto membenarkan telah mengamankan pelaku dengan inisial TT, 48, warga Bogeman Kidul Kota Magelang. “Pelaku ini diringkus Reskrim Polsek Muntilan di sebuah rumah kontrakan di Tambakan Sedayu Muntilan. Dan selanjutnya dibawa ke Mako Polsek Muntilan,” katanya (21/6/2020).

Sementara korban sekaligus pelapor diketahui adalah Agus Indrayanto,47, warga Tambakan Sedayu Muntilan. Sementara TKP kejadian di salah satu rumah warga di Semawe Sokorini Muntilan.

Adapun kronologi kejadian diawali pertemuan antara korban dan pelaku, 18 Mei 2020 lalu. Sekitar pukul.20.00 wib, pelaku dan korban ini berada di Rumah Nurhamid di Dusun Semawe Desa Sukorini Kecamatan Muntilan , Kabupaten Magelang.

“Saat itu pelaku berkata kepada korban bahwa bisa melipat gandakan uang, sehingga korban merasa tertarik. Kemudian korban menyerahkan uang sebesar Rp 13.895.000,-, dan dijanjikan oleh pelaku uang akan bertambah setelah empat hari,” papar Kapolsek.

Selanjutnya, selama menunggu waktu empat hari, korban diminta oleh pelaku untuk melakukan ritual. “ Namun sampai waktu yang dijanjikan uang tidak di kembalikan oleh pelaku. Dan diketahui ternyata uang justru dipergunakan untuk keperluan pribadi pelaku,” ungkapnya.

Karena merasa tertipu, kata Kapolsek korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muntilan.

Loading...

“Setelah menerima laporan korban, petugas langsung melakukan penyelidikan. Dan hasilnya 13 Juni 2020 pelaku berhasil diamankan,” ungkapnya.

Dalam pemeriksaan awal pelaku mengakui semua perbuatannya dan setelah pemeriksaan saksi saksi dan dilakukan gelar perkara.

“Pelaku ini sudah kita tetapkan menjadi tersangka dan ditahan di rutan Polsek Muntilan dalam rangka penyidikan lebih lanjut. Tersangka ini kita jerat pasal 378 atau 372 KUHP, tentang penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman penjara maksimal 4 tahun,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: