Empati Kepada Pengungsi Merapi, Paguyupan Kades Se Mertoyudan Salurkan Bantuan

BNews–MERTOYUDAN— Adanya ratusan pengungsi Merapi di Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang, membuat orang lain ingin berbagi. Seperti yang dilakukan paguyupan Kepala Desa dan istri se Kecamatan Mertoyudan ini.

Secara sukarela, mereka berhasil mengumpulkan donasi senilai Rp 9 juta. Selanjutnya, mereka menyalurkannya dalam bentuk sembako.

“Untuk saat ini, kami salurkan ke tiga titik pengungsian. Yakni di Balai Desa Deyangan, Banyurojo dan Mertoyudan. Masing-masing titik senilai Rp 3 juta,” kata Ketua Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Mertoyudan, Agus Budi Santoso, (10/11/2020).

Perlu diketahui, hingga saat ini total sudah ada 795 pengungsi di Kabupaten Magelang. Mereka berasal dari empat desa di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III erupsi Merapi, yakni Desa Krinjing, Paten, Ngargomulyo dan Desa Keningar, semuanya di Kecamatan Dukun.

Saat ini mereka mengungsi di desa-desa yang menjadi ‘saudaranya’. Desa Krinjing ke Desa Deyangan di Kecamatan Mertoyudan sebanyak 126 jiwa; Desa Paten ke Desa Banyurojo dan Desa Mertoyudan juga di Kecamatan Mertoyudan (421 jiwa). Kemudian Desa Ngargomulyo ke Desa Taman Agung di Muntilan dengan 120 jiwa dan Desa Keningar ke Desa Ngrajek di Mungkid dengan 132 jiwa.

Camat Mertoyudan, Bambang Hermanto, mengapresiasi rasa empati dan semangat gotong royong paguyuban kepala desa dan istri-istrinya, menyerahkan bantuan sembako.

“Ini adalah bentuk empati dan gotong royong yang perlu dicontoh semua pihak. Dan kami sangat mengapresiasi, karena mesti berada di daerah perkotaan, sikap seperti ini masih sangat tinggi,” imbuhnya.

Loading...

Koordinator Pengungsian di Desa Deyangan, Muh Sumaryatin menyambut baik bantuan yang diberikan.

“Selain bantuan sembako, kami juga sudah menerima bantuan tenaga (relawan). Tadi pagi, dapur umum kami kedatangan beberapa anggota Polwan dari Polres Magelang. Mereka membantu masak. Ini tentu luar biasa,” pungkasnya. (*)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: