Enam Belas Kali Gempa Guguran Terjadi di Merapi

BNews–JOGJA— Aktivitas Gunung Merapi mengalami naik turun kemarin Kamis 20 Januari 2020. Sebanyak 16 kali gempa dan guguran terjadi selama periode waktu pukul 00.00-24.00 wib.

Hal tersebut diinformasikan secara resmi oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta pagi ini (21/2/2020). “Enam kali gempa guguran terjadi, 8 kali hybrid atau fase banyak dan 2 kali gempa tektonik,” ungkap Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya.

Berdasarkan pengamatan visual, kawah Merapi tidak teramati dalam periode ini. Serta guguran lava juga tidak teramati dalam periode tersebut.

Hingga saat ini, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada.

BPPTKG juga sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana. Mereka mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai meletusnya Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya. “Tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: