Fix! Tarif Tol Klaten–Prambanan Diumumkan, Ini yang Harus Kamu Bayar Sekarang!
- calendar_month Sen, 4 Agu 2025

Tarif Tol Klaten–Prambanan
BNews-JATENG– Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo segmen Klaten–Prambanan yang dikelola oleh PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ); akan segera beroperasi secara penuh dengan penerapan tarif resmi.
Tol ini menjadi jalur strategis untuk mendukung distribusi barang dan jasa antara kawasan industri dan pariwisata di wilayah Klaten, Yogyakarta, dan sekitarnya.
Akses menuju berbagai destinasi wisata seperti Candi Sajiwan dan Candi Prambanan kini semakin mudah dijangkau melalui Gerbang Tol (GT) Prambanan.
Dimana jaraknya hanya sekitar 15 menit dari lokasi wisata.
Pengguna jalan tol juga akan mendapatkan kenyamanan perjalanan menuju berbagai titik wisata lain di kawasan Klaten dan Sleman.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi @jasamargajogjasolo_official, PT JMJ resmi mengumumkan besaran tarif Tol Klaten–Prambanan yang akan diberlakukan dalam waktu dekat.
Tarif Tol Klaten–Prambanan adalah sebagai berikut:
- Golongan kendaraan 1: Rp 15.000
- Golongan kendaraan 2 & 3: Rp 22.500
- Golongan kendaraan 4 & 5: Rp 30.000
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Penetapan tarif tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 683/KPTS/M/2025 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol; pada Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Seksi 1 (Kartasura–Purwomartani) Segmen Klaten–Prambanan.
“Semoga dengan diberlakukannya tarif Jalan Tol Jogja Solo segmen Klaten–Prambanan, dapat meningkatkan kualitas layanan dan pemeliharaan infrastruktur bagi pengguna jalan tol,” tulis JMJ dalam unggahan yang dikutip pada Senin (4/8/2025).
Sebelumnya, PT Jasamarga Jogja Solo telah mengoperasikan segmen Klaten–Prambanan tanpa tarif sejak 2 Juli 2025. Kini, setelah terbitnya; surat keputusan menteri tertanggal 22 Juli 2025, tarif akan segera diberlakukan guna mendukung keberlanjutan layanan infrastruktur tol.

Penetapan tarif ini mempertimbangkan efisiensi perjalanan, penghematan waktu tempuh, serta biaya operasional kendaraan dibandingkan dengan penggunaan jalur arteri.
Selain itu, nilai keekonomian yang kompetitif menjadi dasar pertimbangan dalam kebijakan tarif ini.
Jika seluruh ruas Tol Solo–Yogyakarta–NYIA tersambung penuh, jalan tol ini akan terintegrasi langsung dengan Jalan Tol Semarang–Solo serta Tol Ngawi–Kertosono–Yogyakarta.
Kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) dan mendukung pengembangan kawasan Joglosemar (Yogyakarta, Solo, Semarang). (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar