Gerindra Tolak Hasil Rekapitulasi KPU Kota Magelang

BNews—MAGELANG— Partai Gerindra Kota Magelang menyatakan menolak hasil rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019 di Kota Magelang. Mereka berdalih ada kejadian khusus yang membuat mereka dirugikan.

Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto Amron, mengatakan hanya Gerindra yang menolak tanda tangan di hasil perhitungan suara tersebut.

Advertisements


Menurutnya, keberatan Gerindra ini karena ada kejadian khusus di TPS 12 dan TPS 13 di Dapil 3 Kecamatan Magelang Utara. Di dua TPS ini, terdapat 1-2 lembar surat suara yang tertukar dapilnya namun tidak tertulis di formulir C2 (catatan kejadian khusus). Berdasarkan peraturan, katanya, surat suara yang tertukar ini apabila tercoblos akan menjadi suara sah partai, bukan caleg.

Kalau tidak tercoblos, maka menjadi suara tidak sah. Partai atau pihak yang keberatan bisa melakukan gugatan ke Mahkamah Konsititusi (MK) sesuai ketentuan yang berlaku. “Keberatan ini kami terima dan catat, tapi tidak berpengaruh pada rapat pleno terbuka,” ujar Basmar.


Sementara itu, dari hasil rekapitulasi Pemilu 2019, ada lima Partai yang mendominasi di Kota Magelang. Nomer satu PDIP sebanyak 24.004 suara, PKS 9.651 suara, Partai Demokrat 9.498 suara, PKB 8.176 suara, dan Partai Golkar dengan 6.049 suara.

Saksi dari kelima partai tersebut telah menerima dan menandatangani berita acara seusai rapat pleno. Namun, Partai Gerindra yang tidak masuk dalam lima besar menolak menandatangani berita acara karena merasa keberatan.

“Hasil rekapitulasi tidak ada yang berbeda dari perhitungan tingkat kecamatan. Saksi kelima partai pendulang suara terbanyak itu sudah menerima hasilnya. Hanya satu yang keberatan yakni saksi dari Partai Gerindra,” ujar Basmar. (han/bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: