Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Guguran Awan Panas Merapi, Hujan Abu Dilaporkan Timpa Dua Desa Di Magelang

Guguran Awan Panas Merapi, Hujan Abu Dilaporkan Timpa Dua Desa Di Magelang

  • calendar_month Sab, 2 Des 2023

BNews-MAGELANG– Gunung Merapi mengeluarkan awan panas dua kali Jumat malam (1/12/2023). Dampak dari guguran awan panas tersebut dilaporkan terjadi hujan abu di dua desa di wilayah Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

“Dampak dari guguran awan panas menyebabkan terjadinya hujan abu ringan. Lokasinya di Desa Wonolelo dan Banyuroto, Kecamatan Sawangan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edi Wasono, jumat malam (1/12/2023).

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Dusun Surodadi, Desa Wonolelo, Supri. Menurutnya, hujan abu yang turun sangat tipis.

“Iya, memang ada hujan abu, tapi tipis banget. Alhamdulillah aman,” kata Supri.

Dalam informasi yang diberikan, guguran awan panas Gunung Merapi Jumat petang (1/12/2023) sudah terjadi dua kali.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi menyatakan dalam keterangan tertulis; bahwa awan panas pertama melepaskan diri sejauh dua kilometer ke arah barat daya atau Kali Bebeng pada pukul 19.27 WIB.

Selanjutnya, pada pukul 19.47 WIB, guguran awan panas di Gunung Merapi melepaskan diri sejauh 1.200 meter atau 1,2 kilometer dan menuju ke selatan atau Kali Boyong.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada tingkat Siaga.

Potensi bahaya yang ada saat ini adalah guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya, termasuk Sungai Boyong; dengan jarak maksimal 5 kilometer, juga Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng dengan jarak maksimal 7 kilometer.

Di sektor tenggara, meliputi Sungai Woro maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer. Sementara itu, bahan material vulkanik dapat mencapai radius 3 kilometer dari puncak jika terjadi letusan eksplosif. (*/detik)

About The Author

  • Penulis: Marisa Oktavani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less