Ini Dampak yang Mulai Muncul Akibat Penambangan Liar

BNews—MAGELANG— Kegiatan penambangan liar di wilayah Gunung Merapi Kabupaten Magelang terus saja berlangsung. Bahkan, belakangan aktivitas itu mengancam sebuah bangunan pengendali lahar atau sabodam di Jengglik Desa Ngablak Kecamatan Srumbung.
            ”Kami meminta jangan ada pembiaran. Harus ditindak tegas,” kata Aktifis Jogo Merapi Imam Muhktar.
            Menurutnya, tidak hanya mengancam bangunan pengendali lahar saja. Aktivitas penambangan liar juga merusak lingkungan. Di Kecamatan Sawangan, penambangan alat berat sudah menghilangkan sejumlah mata air. Selain itu, juga membuat air di irigasi menjadi asam. ”Semakin dikeruk dalam-dalam kadar keasaman air semakin meningkat,” katanya.
            Dia mengatakan daerah Sawangan merupakan salah satu wilayah penopang produksi air di Kabupaten Magelang. Jika terus dibiarkan bukan tidak mungkin debit air akan terus berkurang dan masyarakat akan kesulitan mendapatkan air. ”Sekarang sudah mulai terasa berkurang debit airnya. Karena yang ditambang adalah daerah tangkapan air,” paparnya.
            Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengendali Lahar Gunung (PLG) Merapi Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) Gunawan, mengatakan pihaknya langsung melakukan peninjauan lapangan terkait adanya laporan penambangan di dekat sabodam ini. ”Kegiatan apapun yang membahayakan bangunan pelindung lahar tidak dibenarkan,” kata dia.
            Menurutnya, sesuai aturan kegiatan penambangan atau sejenisnya harus dilakukan jauh dari bangunan pelindung ini. ”Minimal 500 meter ke atas dan 500 dibawahnya,” kata dia.
            Gunawan mengatakan jika ada kegiatan penambangan di sekitar sabodam maka kegiatan itu adalah ilegal. Pasalnya, jika ada ijin resmi tidak mungkin direkomendasikan kawasan di sekitar Sabodam.

            ”Dalam waktu dekat akan kita cek bersama aparat. Kalau sudah merusak sabodam dan mengancam masyarakat harus ditindak tegas,” papar dia. (bn1)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: