Ini Jadwal Konstruksi Segmen 1 Tol Jogja-Bawen yang Melintasi Borobudur

BNews—JOGJAKARTA— PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) menyatakan bakal membangun konstruksi Tol Jogjakarta-Bawen sepanjang 75,8 kilometer paling cepat Agustus 2021. Pengerjaan konstruksi segmen 1 ini segera dikerjakan usai diterbitkannya penetapan lokasi (penlok) proyek di Jogjakarta.

”Penlok daerah Jogjakarta sudah keluar. Jadi kemungkinan besar kami akan melaksanakan pembangunan di seksi 1 terlebih dahulu di mana seksi 1 itu di wilayah Jogjakarta sekitar delapan kilometer. Dari simpang susun Sleman menuju simpang susun Banyurejo,” kata Direktur Utama JJB, Mirza Nurul Handayani, Senin (8/3).

Dalam webinar bertajuk ’Siapkah BUMN Infrastruktur Optimalkan Dana LPI’, Mirza menjelaskan, pihaknya saat ini juga fokus pembebasan lahan. Dimana, dalam progres pembebasan lahan masih menunggu alokasi pengadaan tanah yang akan ditetapkan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

”Rencana kami untuk konstruksi paling cepat nanti di Agustus 2021. Kalau ditanya terkait masalah pembebasan lahan, kita masih dalam tahapan persiapan,” jelasnya.

Diketahui, Jalan Tol Jogja-Bawen sepanjang 75,8 kilometer melintas di dua provinsi, yakni Jawa Tengah sepanjang 67,05 kilometer dan Jogjakarta sepanjang 8,77 kilometer. Ruas tol ini terdiri dari enam seksi; yaitu Seksi 1 Sleman-Banyurejo (8,25 kilometer), Seksi 2 Banyurejo-Borobudur (15,26 kilometer), Seksi 3 Borobudur-Magelang (8,08 kilometer), Seksi 4 Magelang-Temanggung (16,46 kilometer), Seksi 5 Temanggung-Ambarawa (22,56 kilometer), Seksi 6 Ambarawa-Bawen (5,21 kiometer).

Dalam pembangunannya , Tol Jogja-Bawen memiliki enam simpang susun (SS); yaitu SS Bawen, SS Ambarawa, SS Temanggung, SS Magelang, SS Borobudur dan SS Banyurejo. Tol ini juga akan dilengkapi dengan enam buah tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area terdiri dari dua buah tipe A dan empat tipe B.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Sementara, pembangunan tol yang melintasi Borobudur ini diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp14,25 triliun dengan masa konsesi 40 tahun. Proyek tol ini ditargetkan selesai pada 2023.

Proyek Tol Jogja-Bawen dikerjakan bersama-sama oleh BUMN karya. PT Jasa Marga Tbk (Persero) sebagai pemegang saham mayoritas 60 persen, PT Adhi Karya Tbk (Persero) 12,5 persen, PT Waskita Karya Tbk (Persero) 12,5 persen, PT PP Tbk (Persero) 12,5 persen dan PT Brantas AP 2,5 persen. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: