Ini Penyebab Air PDAM di Kota Magelang “Byar Pet”

BNews—MAGELANG— Keluhan pelanggan PDAM Kota Magelang yang sering mendapati pasokan air tidak lancar dipengaruhi banyak hal. Salah satunya penurunan debit air.

Bahkan, catatan PDAM Kota Magelang ada penurunan debit hingga 40 persen. Hal itu juga berakibat suplai air ke Kota Magelang berkurang.

Direktur PDAM Kota Magelang Muh Haryo penurunan debit air terjadi disumber PDAM yang menyuplai water torn di Alun Alun Kota Magelang.

Menurutnya, tahun lalu jumlah debit air yang mengalir ke PDAM Kota Magelang mencapai lebih dari 500 liter per detik. Jumlah itu sudah cukup untuk mengaliri 32.000 pelanggan dengan perkiraan kebutuhan mencapai 400 liter per detik.

“Sekarang turun drastis, hanya tinggal 200-300 liter per detik, sehingga sebagian pelanggan ada yang tidak kebagian air,” katanya.

“Sejak kemarau lalu debit air dari Desa Kalegen, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang yang menjadi penyuplai utama water torn berkurang hingga 40 persen,” tambahnya.

Dia menduga penurunan debit itu karena faktor musim kemarau panjang tahun 2019 dan juga akibat berkurangnya jumlah pepohonan. “Pohon-pohon yang biasa bisa menyimpan air banyak ditebang. Kita tidak bisa apa-apa karena itu punya lahan warga. Kalau dibilang berpengaruh ya sangat besar,” katanya, kemarin.

Loading...

Untuk itu pihaknya berencana membuat sumur resapan di lingkungan sumber mata air. Hal itu dilakukan guna menjadi tempat penampungan air hujan dan meresapkannya ke dalam tanah. (her/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: