Keren! Mahasiswa PLP 1 UNIMMA Mendayung Literasi di SD Negeri Secang 1
- calendar_month Sen, 20 Jun 2022

Salah satu mahasiswa UNIMMA saat melaksanakan PLP di SD Pirikan Secang Magelang
BNews–MAGELANG – Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melakukan kegiatan PLP 1 diberbagai SD di Magelang. Sebanyak 107 mahasiswa yang dibagi menjadi 18 kelompok.
PLP 1 ditempuh pada semester 2, PLP merupakan suatu tahapan dalam proses penyiapan guru profesional pada jenjang sarjana pendidikan.
Kegiatannya berupa mengimplementasikan hasil belajar melalui pengamatan proses pembelajaran dan mengembangkan perangkat pembelajaran dengan bimbingan dosen pembimbing dan guru pamong.
PLP 1 bertujuan membangun dan memantapkan kompetensi guru melalui tata kelola sekolah, tata tertib sekolah, asistensi guru, dan pengembangan literasi sekolah.
Sebanyak 6 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar diterjunakan di SD Negeri Secang 1 pada Jumat (27/5/2022).
Mahasiswa praktikan diserahkan oleh Kun Hisnan Hajron, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kepada Siti Malikah, M.Pd selaku kepala SD Negeri Secang 1 sekaligus perkenalan para guru dan tenaga pendidik.
Program ini berlangsung kurang lebih selama 1 bulan, tertanggal 27 Mei – 17 Juni 2022. SD Negeri Secang 1 menjadi salah satu sasaran pelaksanaan PLP 1 yang berlokasi di Jl. Raya Secang-Magelang, Kelurahan Secang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Melalui pengamatan kami, suasana di SD Negeri Secang 1 sangat hangat dan nyaman. Hal tersebut terlihat jelas dengan kedatangan kami yang disambut baik oleh warga sekolah SD Negeri Secang 1 yang menyapa kami dengan ramah.
Hubungan antara guru dan peserta didik pun terlihat sangat harmonis, tak ada rasa canggung, ataupun tegang di antara keduanya ketika sedang berinteraksi. Meskipun begitu, para siswa tidak pernah mengesampingkan sopan santun dan rasa hormatnya.
Keadaan tersebut sesuai dengan apa yang dituturkan Ibu Siti Malikah selaku kepala sekolah saat kami wawancarai. “Dalam penanaman praktik-praktik pembiasaan dan kebiasaan positif di sekolah untuk mendidik karakter peserta didik di SD ini, kami selalu membekali mereka dengan iman dan taqwa. Selain itu, peran guru sebagai contoh, berperan besar untuk siswa agar mereka mau melaksanakan praktik pembiasaan dan kebiasaan positif yang diberikan”, ucapnya.
Asistensi Guru dan Program Literasi dipilih sebagai program unggulan mahasiswa PGSD di SD Negeri Secang 1. Asistensi Guru pada satuan pendidikan dapat didefinisikan sebagai aktivitas pembelajaran yang dilakukan mahasiswa secara kolaboratif dengan guru pada subsistem pendidikan.
Subsistem pendidikan yang menjadi sasaran mahasiswa adalah jenjang Sekolah Dasar (SD). Melalui kegiatan asistensi guru tersebut mahasiswa dapat mengembangkan perspektif secara luas melalui interaklsi langsung dengan warga sekolah dan berhadapan dengan permasalahan nyata di lapangan.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Maka dari itu kegiatan asistensi guru memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat, merasakan, dan meyelesaikan permasalahn pendidikan dengan menggunakan bekal keilmuan yang dimiliki. Tentu saja dengan bimbingan guru pamong dan Dosen Pendamping Lapangan (DPL).
Selain Asistensi Guru, mahasiswa praktikan juga mengembangkan program literasi dengan tujuan menumbuhkan budaya membaca dan menulis untuk menunjang program pembelajaran di sekolah. Kegiatan Literasi di SD Negeri Secang 1 difokuskan pada kelas 3 dan 4.
Peran aktif siswa sangat dibutuhkan untuk menunjang keberhasilan kegiatan literasi. Di SD Negeri Secang 1 sendiri program literasi sudah berjalan seperti pojok baca, pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran, mading kelas maupun luar kelas, dan literasi perpustakaan.
Program literasi yang dikembangkan oleh mahasiswa seperti permainan interaktif dan taman baca. Mahasiswa menggunakan pendekatan yang komprehensif serta progresif agar bisa memotivasi rasa ingin tahu dan memicu siswa untuk berpikir kritis.
Gerakan literasi yang diberikan berupa pengembangan kreativitas siswa seperti pembuatan mading yang berisi karya – karya siswa; motivasi, maupun kata – kata mutiara yang ditempel dalam mading kelas. Dalam rangka meningkatkan program literasi, mahasiswa membuat taman baca sederhana di lingkungan sekolah.
Oleh karena itu perlu adanya taman baca di lingkungan sekolah agar siwa termotivasi untuk membaca; dengan ditunjang oleh buku dan lingkungan yang memadai. Program literasi taman baca memiliki tujuan untuk membangkitkan dan meningkatkan minat baca siswa sehingga terciptanya kemampuan dalam membaca dan menulis.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Siswa akan jenuh ketika hanya membaca pada sebatas ruangan, misalnya di perpustakaan. Oleh karena itu untuk meningkatkan minat baca siswa; perlu dirancang dan dibuat sebuah tempat baca yang berada di luar ruangan yakni taman baca.
Pembuatan taman baca ini dapat meningkatkan minat baca siswa dengan melihat aspek banyaknya siswa yang berkunjung membaca; menyadari pentingnya membaca untuk menunjang proses pembelajaran. Dengan adanya kesadaran membaca siswa akan terlatih untuk berpikir kritis.
Kegiatan PLP 1 di SD Negeri Secang 1 memberikan pengalaman baru secara langsung;dan menambah wawasan mahasiswa sebagai seorang calon guru.
Semoga kegiatan PLP 1 yang dilakukan mahasiswa di sekolah-sekolah dapat menambah; dan melatih rasa percaya diri serta bangga menjadi seorang guru. (adv)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar