Jalan Kaliangkrik–Windusari Sempat Tertutup Longsor 7 Meter, Kini Sudah Dibuka Lagi
- calendar_month Rab, 3 Des 2025

Petugas dan Relawan Saat Membersihkan Material Longsor di Jalan Kaliangkrik Windusari Magelang
BNews-MAGELANG— Jalan penghubung antara Kecamatan Kaliangkrik dan Windusari, Kabupaten Magelang; sempat tertutup material longsor setelah tebing setinggi 7 meter di lereng Gunung Sumbing ambrol pada Selasa (2/12) sekitar pukul 19.30 WIB.
Longsoran terjadi di Dusun Gamblok, Desa Baleharjo, Kaliangkrik, dan menutup total akses utama kedua wilayah tersebut.
Menurut keterangan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono, hujan intensitas sedang yang berlangsung sejak siang hingga malam menjadi pemicu tebing dengan lebar sekitar 8 meter itu longsor.
Material tanah dan batu langsung menimbun seluruh badan jalan.
“Hujan dengan intensitas sedang terjadi di Kecamatan Kaliangkrik, Selasa (2/12) sejak siang sampai malam. Hujan menyebabkan tebing tinggi 7 meter dan lebar 8 meter longsor menutup akses jalan penghubung Kecamatan Kaliangkrik menuju Windusari,” kata Edi Wasono.
Edi menjelaskan bahwa ketebalan material longsor mencapai kurang lebih 2,5 meter sehingga kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, tidak dapat melintas.
“Ketebalan material longsor kurang lebih 2,5 meter,” ujarnya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Sementara itu, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Lereng Sumbing, Sulis, menyampaikan bahwa pembersihan material longsoran mulai dilakukan hari ini.
Proses penanganan dilakukan bersama relawan, TNI, Polri, dan masyarakat sekitar untuk mempercepat pembukaan akses jalan.
“Pembersihan material dilakukan para relawan, TNI, Polri dan warga setempat,” kata Sulis saat dihubungi.
Dengan upaya tersebut, akses penghubung Kaliangkrik–Windusari kini sudah kembali bisa dilalui masyarakat. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar