Jasa Raharja Salurkan Santunan Rp 550 Juta untuk Korban Kecelakaan Kalijambe
- calendar_month Kam, 8 Mei 2025

Kecelakaan tragis di Kalijambe Purworejo, 11 Guru asal Magelang meninggal dunia
BNews-MAGELANG- Sebanyak 11 ahli waris korban kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Magelang–Purworejo menerima santunan masing-masing sebesar Rp 50 juta dari Jasa Raharja.
Sementara itu, enam korban lainnya yang masih dirawat di rumah sakit akan mendapat jaminan biaya perawatan hingga Rp 20 juta per orang.
Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Tengah, Triadi, menyampaikan bahwa santunan ini merupakan bentuk kehadiran dan respons cepat pemerintah terhadap kecelakaan menonjol (lakajol) yang terjadi di kawasan Kalijambe.
“Total korban ada 17 orang, 11 (di antaranya) meninggal dunia, dan 6 luka-luka. Sepuluh yang meninggal merupakan guru,” paparnya di masjid SD IT Q As Syafi’iyah, Mendut, Kamis (8/5).
Triadi menjelaskan bahwa total santunan yang telah disalurkan kepada para ahli waris korban meninggal dunia mencapai Rp 550 juta. Sedangkan bagi korban luka-luka, Jasa Raharja telah mengeluarkan surat jaminan perawatan senilai total Rp 120 juta.
“Sepanjang belum mencapai Rp 20 juta dan butuh dirujuk, itu menjadi tanggungan kami dan prinsipnya kami siap membantu,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Jasa Raharja juga siap menanggung biaya rujukan medis apabila dibutuhkan oleh korban, sehingga keluarga tidak perlu terbebani dengan biaya perawatan tambahan.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Sementara, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini yang menewaskan 11 warganya, sebagian besar adalah guru dari SD IT Q As Syafi’iyah Mendut.
“Dengan adanya musibah ini, dapat menjadi perhatian bagi kami dalam melayani masyarakat ke depannya,” lontarnya.
Kepala SD IT Q As Syafi’iyah Mendut, Nurul Faizah, turut mengapresiasi perhatian dari pemerintah atas santunan yang diberikan kepada keluarga korban.
“Meski tidak bisa menggantikan almarhumah, tapi kami bersyukur ada perhatian dari pemerintah,” bebernya.
Sementara itu, salah satu orang tua korban, Muh Mahmudi (58), menyampaikan rasa syukurnya; karena seluruh biaya perawatan anaknya ditanggung oleh Jasa Raharja.
“Sudah disamperin. Orang dari Jasa Raharja langsung ke rumah sakit,” ujarnya, warga Mertoyudan, Magelang.
Sebelumnya diberitakan, Kecelakaan tragis terjadi pada Rabu (7/5) pukul 10.30 WIB, di turunan curam Kalijambe Purworejo.
Dimana sebuah truk tronton bermuatan pasir dengan nomor polisi B 9970 BYZ mengalami rem blong; saat melaju dari arah Magelang menuju Purworejo.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah minibus (angkot) AA 1307 OA yang membawa rombongan takziyah.
Karena truk tak dapat dikendalikan, tabrakan tak terhindarkan. Minibus yang sarat penumpang pun ringsek parah akibat dihantam dari belakang.
Akibatnya, 11 orang meninggal dunia dan 6 lainnya mengalami luka-luka. Sebagian besar korban merupakan guru yang tengah dalam perjalanan rombongan. (*)
About The Author
- Penulis: Borobudur News



Saat ini belum ada komentar