Jelang Lebaran, 7,7 Juta Pemudik Sudah Padati Sleman

BNews—SLEMAN— Sebanyak 7,7 juta pemudik terpantau telah memadati Kabupaten Sleman. Pemudik terbesar memadati Kecamatan Tempel sebanyak 829 orang.

Disusul Kecamatan Depok sebanyak 652 orang dan Mlati sebanyak 632 orang. Jumlah pemudik terbesar lainnya disumbang Kecamatan Ngaglik 585 orang dan Kecamataan Gamping 533 orang.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman itu juga menunjukkan penurunan jumlah pemudik baru sejak terpantau pada tanggal 11 Mei 2020. Dimana ada 40 orang dan hingga kemarin (20/5) hanya ada 15 orang dengan pemudik terbesar ada di Kecamatan Godean sebanyak lima orang.

Pihaknya terus memantau kehadiran pemudik. Agar tidak menambah jumlah pasien yang sampai saat ini mencapai 1.796 Orang Tanpa Gejala (OTG) dan 1.881 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Lalu ada 553 ODP dengan pasien positif ada 79, 399 pasien negatif dan 75 dalam proses penyembuhan.

Juru bicara gugus penanganan Covid-19 DI Jogjakarta Berty Murtiningsih mengatakan satu kasus positif terkonfirmasi merupakan perempuan, 30. Pasien merupakan warga Sleman yang memiliki riwayat bepergian ke Wonosari dan berkontak dengan tamu dari Jakarta. Kasus tercatat nomor 202 tersebut membuat kumulatif DIJ menjadi 200 sampai saat ini.

Terkait laporan kesembuhan, ada lima pasien yang hari ini mendapatkan dua hasil negatif hasil tes swab. Kasus kesembuhan pun meningkat menjadi 90 sampai saat ini.

“Kasus kesembuhan saat ini bertambah menjadi total 90 sampai saat ini. Pasien meninggal berjumlah delapan sehingga yang masih dirawat sampai saat ini berjumlah 102,” pungkasnya (han)

1 Comment
  1. her says

    pemudik yg goblokkk…ngga mikir lingkungan dan keluarganya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: