Jumlah Pemilih Pilkada Kota Magelang Ditetapkan, Ini Jumlahnya

BNews—MAGELANG—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang menggelar rapat pleno terbuka DPSHP untuk ditetapkan sebagai DPT, Kamis (15/10/2020). Acara dilaksanakan di Prambanan Hall 2 yang berada di Hotel Puri Asri Kota Magelang.

Dalam acara tersebut ditetapkan DPT pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang tahun 2020 sebanyak 93.609 pemilih. Terdiri dari 44.886 pemilih laki-laki dan 48.723 pemilih perempuan. Berita acara penetapan ditandatangani lima komisioner KPU dengan Ketua Basmar Perianto Amron.

”Jumlah pemilih sebanyak ini tersebar di 3 kecamatan, 17 kelurahan, dan 233 tempat pemungutan suara (TPS),” kata Ketua KPU KPU Kota Magelang  Basmar Perianto Amron, Kamis (15/10/2020) siang.

Dia menjelaskan, jumlah pemilih masing-masing kecamatan antara lain Kecamatan Magelang Selatan 31.061 pemilih yakni 15.153 laki-laki dan 15.908 perempuan dengan 6 kelurahan dan 78 TPS. Kemudian Kecamatan Magelang Tengah 35.455 pemilih terbagi dalam 16.994 laki-laki dan 18.461 perempuan dengan 6 kelurahan dan 89 TPS.

”Kemudian Kecamatan Magelang Utara terdapat 27.093 pemilih yakni 12.739 laki-laki dan 14.354 perempuan dengan 5 kelurahan dan 66 TPS,” jelasnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Lebih lanjut, Basmar mengungkapkan bahwa data tersebut sampaikan juga ke KPU Provinsi Jateng, KPU melalui KPU Provinsi Jateng, Bawaslu Kota Magelang, perwakilan tim kampanye pasangan calon, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang.

Loading...

Terkait pelaksanaan pilkada 9 Desember mendatang ditengah kondisi pandemi Covid-19, Basmar menyebut bahwa nantinya pemilih yang suhu tubuhnya diatas 37,3 derajat celcius, akan menggunakan hak pilihnya tidak di bilik di dalam TPS.

”Mereka akan menggunakan hak pilihnya di bilik tersendiri yang ada di luar TPS. Di setiap TPS nantinya bakal ada satu TPS khusus untuk itu,” paparnya.

Selanjutnya, setiap TPS nantinya akan ada empat bilik dan sudah termasuk satu bilik khusus tersebut. Sedangkan untuk pemilih difabel, lanjut Basmar, nantinya TPS akan dibuat untuk memudahkan bagi pemilih difabel tersebut.

”Kita akan berusaha nanti TPS itu, rata, tidak naik, memudahkan untuk disabilitas, pintunya juga nanti cukup untuk dimasuki oleh pemilih difabel. Kemudian untuk yang tuna netra dan tuna rungu, nanti ada pendampingan pemilih. Setiap TPS ada semua,” pungkasnya. (mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: