Kabel Listrik Putus Di Tengah Sawah, Seorang Penggembala Dan 5 Ekor Kerbau Tewas

BNews–MAGELANG– Seorang penggembala kerbau tertimpa nasih naas. Ia tewas bersama lima kerbaunya di tengah sawah pada 20 Agustus 2021.

Kejadian tersebut berada di sebuah area persawahan Kampung Warunggunung, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten. Penggembala kerbau tersebut diketahui bernama Jeri, 27, warga setempat.

 Informasi diperoleh, kematian warga ini diduga akibat tersengat listrik. Terdapat kabel grounding diduga milik PLN yang terputus dan masuk ke sawah yang dipenuhi air.

Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan.

“Korban berusaha menolong kerbaunya. Namun justru dirinya ikut tersengat listrik. Saat itu sawah sedang dipenuhi air,” ujar Jejen, saksi mata di lokasi, Jumat (20/8/2021).

“Ada ibu-ibu teriak kalau korban kesetrum,” katanya.

Menurutnya, warga sudah mencoba mendekat dan berusaha memberi pertolongan. Namun mereka terkejut lantaran penggembala dan lima kerbaunya sudah tak bisa diselamatkan.

Warga pun akhirnya memanggil pihak PLN dan polisi untuk mengevakuasi. Sayangnya, pihak PLN wilayah Malimping, Lebak, Banten belum bisa memberikan konfirmasi. Tak satu pun petugas memberikan keterangan.

 Kanit Reskrim Polsek Panggarangan Iptu Abdul Goniman membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Diduga korban meninggal diisebabkan adanya aliran listrik di kabel arde yang jatuh ke sawah,” ucapnya.

 Informasi di lapangan, diduga kabel putus tersebut menimpa SUTR (saluran udara tegangan rendah) yang disuplay dari gardu CMD dan sebagian GSW menjuntai ke permukaan air sawah. Ada dugaan, isolasi SUTR terkelupas saat GDW melorot. Dari situlah terjadi hubungan pendek. (*/Inews)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: