Kabupaten Magelang Peringkat Tiga Se-Jateng Prosentase Kesembuhan Pasien Covid-19

BNews–MAGELANG-– Kabar menggembirakan untuk kasus covid-19 di Kabupaten Magelang. Dimana prosentase kesembuhan pasien terkonfirmasi  berada diperingkat 3 (tiga) se Jawa Tengah.

Dimana saat ini Kabupaten Magelang, berada di bawah Kabupaten Purworejo dan Blora. Tak mengherankan, jika zonasenya kini masih tetap di zone orange, dengan skor 2,15.

“Alhamdulilah, Kabupaten Magelang saat ini tingkat kesembuhannya di urutan ketiga se Jawa Tengah. Namun demikian, zonasinya masih tetap di orange. Semoga tidak lama lagi masuk kuning dan syukur hijau,” kata Dwi Susetyo, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Rabu (17/2/2021).

Hadir juga  Tim Ahli Penanganan Covid-19 Jawa Tengah, Dr dr Anung Sugihantono Mkes dalam rapat koordinasi pelaksanaan vaksinasi tahap kedua melalui zoom meeting. Dimana bertemu dengan para calon penerima vaksinasi tahap kedua Rabu (17/2/2021).

Ia menegaskan, jika vaksinasi bukan segala-galanya, namun harus diimbangi juga dengan penerapan protokol kesehatan secara pribadi, keluarga dan institusi.

“Untuk saat ini, pemerintah sedang fokus pada dua hal. Pertama menemukan kasus dan memastikan tidak terjadi penyebaran dan penularan. Kedua adalah melaksanakan vaksinasi,” katanya.

Pada vaksinasi tahap kedua yang akan dilakukan pada minggu ketiga Februari besok, akan dilakukan secara serempak dalam satuan waktu tertentu. Dengan demikian, akan diperoleh kekebalan secara kolektif.

Vaksinasi tahap kedua ini, akan dilaksanakan dengan 4 metode. Pertama berbasis fasilitas kesehatan, berbasis institusi, berbasis kegiatan yang sifatnya massal ditempat tertentu dan vaksinasi massal bergerak (mobil). Karena itu, dibutuhkan peran serta semua pihak, termasuk forkompimcam dan pimpinan lembaga serta institusi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya minta pada pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Jangan menghabiskan energi pada hal-hal yang tidak penting dan yang merasa belum membutuhkan vaksin. Ini adalah kepentingan negara. Namun mereka tetap harus diingatkan,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: