Kabur Usai Tabrak Lari, Pelaku Justru Tabrak Traktor Hingga Meninggal Dunia di Semarang
- calendar_month Ming, 16 Mar 2025

ilustrasi tabrak lari
BNews-JATENG– Kecelakaan maut membuat pelaku tabrak lari meninggal dunia.
Lokasinya kejadian di Jalan Mgr. Soegiyopranoto, Jembatan Banjir Kanal Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (16/3/2025) pukul 02.30 WIB.
Sebelumnya korban meninggal dunia yang merupakan pengemudi mobil Toyota Calya sempat menabrak sebuah sepeda motor.
Setelah tabrakan itu pelaku berusaha kabur namun justru menabrak traktor yang sedang parkir.
Kasubnit 1 Gakkum Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Candra, mengatakan bahwa setelah menabrak sepeda motor; pengemudi Toyota Calya yang bernama Albert itu sempat melarikan diri.
“Kemudian sesampainya di Gang Buntu Pintu Air Bendung Gerak Madukoro, Kota Semarang terjadi kecelakaan dengan truk traktor,” ungkap Novita saat dikonfirmasi, Minggu.
Dia menambahkan, saat ini kondisi Yudi, pengendara sepeda motor korban tabrak lari tersebut masih dirawat di Rumah Sakit Samsoe Hidayat, Kota Semarang.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Mengalami luka pada bahu kiri. Curiga patah,” ucap dia.
Untuk jenazah pengemudi mobil Toyota Calya sudah dibawa ke RSUP Kariadi.
Albert meninggal dunia di lokasi setelah mengalami luka cedera di kepala.
“(Albert) warga Tawangmas, Semarang Barat, Kota Semarang,” tambahnya.
Peristiwa nahas itu bermula saat pengemudi mobil Toyota Calya warna silver tahun 2018 melaju dari arah Jalan Basudewo ke arah Jalan Mgr. Soegijapranata.
“Diduga saat berkendara kurang waspada pandangan depan sehingga terjadi kecelakaan dengan sepeda motor,” ungkapnya.
Setelah mengalami kecelakaan dengan sepeda motor, pengemudi mobil Toyota Calya itu melarikan diri ke arah Jalan Madukoro Raya, Kota Semarang.
“Sesampainya di Gang Buntu Pintu Air Bendung Gerak Madukoro, Kota Semarang terjadi kecelakaan dengan truk traktor Head Nissan UD warna hijau yang parkir di area parkir menghadap ke arah selatan,” ujar Novita. (*)
About The Author
- Penulis: Pemela




Saat ini belum ada komentar