Menghilang Berbulan-bulan, Kades Sambeng Terancam Diberhentikan!
- calendar_month Sel, 14 Apr 2026

ilustrasi Kades atau Kepala Desa Sambeng Hilang aoakah akan diberhentikan
BNews-MAGELANG – Keberadaan Kepala Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Rowiyanto, hingga kini masih misterius sejak dinyatakan hilang oleh anak buahnya pada 5 Desember 2025.
Pemerintah Kabupaten Magelang menyatakan akan memantau perkembangan hingga batas waktu enam bulan sebelum menentukan langkah lebih lanjut terkait status jabatannya.
“Sementara kami akan pantau sampai dua bulan ke depan seperti apa,” ucap Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Magelang, Akhid Nafiudin dikutip Kompas, Senin (13/4/2026).
Pernyataan tersebut merujuk pada Pasal 40 ayat 2 huruf b Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menyebut kepala desa dapat diberhentikan apabila tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan atau berhalangan tetap selama enam bulan berturut-turut.
Menurut Akhid, masa enam bulan tersebut telah dihitung sejak Rowiyanto dinyatakan hilang pada 5 Desember 2025.
“(Setelah) enam bulan masih seperti ini (tidak muncul) akan kami bahas dengan instansi terkait—Bagian Hukum dan seterusnya,” ujarnya.
“Apakah itu sudah terpenuhi ketentuan untuk diambil langkah yang selanjutnya—semacam pemberhentian atau apa,” lanjutnya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Ia menegaskan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Magelang telah berulang kali memberikan teguran kepada Rowiyanto terkait ketidakhadirannya tanpa izin dan alasan yang jelas. Namun, surat teguran tersebut tidak mendapat respons.
Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat di Desa Sambeng dipastikan tetap berjalan. Hal ini setelah terbitnya surat keputusan Bupati Magelang yang menunjuk Sekretaris Desa Sambeng sebagai pelaksana tugas kepala desa.
Diketahui, masa jabatan Rowiyanto sebagai Kepala Desa Sambeng dijadwalkan berakhir pada 7 Desember 2026.
Dalam rapat bersama Komisi III DPRD Kabupaten Magelang pada awal Februari 2026, Sekretaris Desa Sambeng, Siti Yumroatul Mardiyah, mengungkapkan bahwa Rowiyanto terakhir terlihat saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Sambeng pada 5 Desember 2025.
“Siang harinya kami sudah tidak bisa menghubungi beliau,” ujarnya.
Sehari sebelumnya, Rowiyanto masih sempat berinteraksi dengan warga dalam pertemuan yang membahas rencana penambangan tanah uruk di Desa Sambeng.
Siti juga menyebut, hilangnya Rowiyanto tanpa kabar bukan kali pertama terjadi. Ia mengungkapkan bahwa atasannya tersebut pernah tidak masuk kantor selama beberapa bulan tanpa izin.
Sementara itu, Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Magelang saat itu, Katon Dwiandito, mengungkapkan bahwa pada kejadian sebelumnya Rowiyanto sempat berjalan kaki hingga ke Lamongan, Jawa Timur.
“Alasannya karena intuisinya mengatakan bahwa saya harus menyelamatkan Indonesia melalui caranya,” katanya dikutip Kompas 4/2/2026). (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar