Kajari Magelang Dimutasi ke Bali, Ini Penggantinya

BNews—MUNGKID—Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang menggelar lepas sambut dan ramah tamah kepala kejaksaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, Selasa malam (30/4). Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) lama, Eko Hening Wardono resmi digantikan kajari baru, Rivo Chandra Makarupa Medellu.

Eko Hening Wardono tercatat mengabdi di Kejari Kabupaten Magelang selama 2 tahun, 2 bulan, 12 hari. Ia kini dipercaya Kejaksaan Agung menjadi Asisten Bidang Intelijen di Kejaksaan Tinggi Bali. Pengambilan sumpah jabatan sudah dilakukan Jumat (26/4).

Advertisements
data-ad-slot="3007616301" data-ad-format="auto">


”Berkat doa restu bapak ibu sekalian, Jumat kemarin saya melaksanakan pelantikan sumpah jabatan dengan baik dan lancer,” ujar Eko dalam acara Lepas Sambut Kajari Kabupaten Magelang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, semalam.


Eko menyampaikan, kelancaran dirinya dalam menjalankan tugas selama ini tidak lepas dari kerja sama yang apik. Baik dengan pemerintah maupun dukungan dari rekan-rekan instansi vertikal dan horizontal. Ia berharap apa yang sudah dilakukan selama ini ke depan bisa dilanjutkan kajari baru.

”Dan kiranya apabila ada yang kurang berkenan selama saya bertugas di Kabupaten Magelang, saya atas nama pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya,” pamit Eko.

Kajari baru Rivo Chandra Makarupa Medellu didampingi istri berkesempatan memperkenalkan diri kepada seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang. Pria asal Sulawesi Utara itu mengatakan, sebelumnya sempat berdinas di Atambua, Nusa Tenggara Timur.

”Nama saya terlalu panjang untuk diucapkan. Jadi cukup dipanggil dengan nama Rivo Medellu saja. Biar mudah diingat,” kelakar Rivo.

Rivo mengaku bersyukur kini bertugas di Jawa Tengah khususnya Kabupaten Magelang. Bagaimana tidak, masyarakat Magelang memiliki ciri khas berbudaya halus dan ramah sehingga menjadi nilai lebih dalam melaksanakan tugas. Disamping sejuta pesona destinasi wisata salah satunya peninggalan peradaban dunia yakni Candi Borobudur.

”Mungkin saya perlu adaptasi karena masyarakat Kabupaten Magelang sangatlah halus. Sangat berbeda dengan Atambua yang tipikalanya agak lebih keras,” terangnya.

Imbuhnya, dirinya berkomitmen untuk meneruskan program dan pekerjaan yang mungkin belum terselesaikan.

”Tentunya dengan menjaga sinergitas yang berjalan baik dengan seluruh elemen di Kabupaten Magelang,” imbuhnya.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan oleh kajari lama, Eko Hening. Baik berkontribusi bersama pemerintah, memberikan pertimbangan secara hukum dan dukungannya dalam membangun Kabupaten Magelang.

”Untuk Kajari yang baru, kami sangat menyambut baik kedatangannya di Kabupaten Magelang. Semoga apa yang sudah dilaksanakan oleh Kajari lama ini tetap bisa dipertahankan,” pungkas Zaenal. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: