Kapal Induk AS USS Nimitz Melintas di Selat Malaka, TNI AL: Sesuai UNCLOS
- calendar_month Jum, 20 Jun 2025

Kapal Induk AS USS Nimitz Melintas di Selat Malaka
BNews–NASIONAL – TNI Angkatan Laut (TNI AL) angkat bicara terkait keberadaan kapal induk Amerika Serikat, USS Nimitz; yang dilaporkan melintas di sekitar perairan Aceh. Kapal perang raksasa itu disebut tengah berlayar menuju Timur Tengah di tengah meningkatnya tensi konflik antara Iran dan Israel.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menyampaikan bahwa keberadaan USS Nimitz di perairan tersebut masih dalam koridor hukum laut internasional.
“Status Selat Malaka adalah strait used for international navigation,” jelas Tunggul saat dikonfirmasi, Jumat (20/6/2025).
Dengan status tersebut, Selat Malaka dinyatakan sebagai jalur pelayaran internasional yang memperbolehkan kapal-kapal asing, termasuk militer, untuk melintas selama memenuhi syarat lintas damai sebagaimana diatur dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982.
Tunggul juga mengonfirmasi bahwa USS Nimitz terakhir kali terpantau mengaktifkan sistem identifikasi otomatis atau Automatic Identification System (AIS) pada 17 Juni 2025. Posisi terakhir kapal tersebut berada di area traffic separation scheme (TSS) di utara Belawan.
“Sehingga berlaku hak lintas damai sesuai dengan UNCLOS 82 dan history track USS Nimitz terpantau mulai dari Laut Natuna Utara,” ujarnya.
TNI AL memastikan bahwa seluruh aktivitas kapal asing yang melintasi wilayah laut Indonesia diawasi secara ketat. Pemantauan dilakukan menggunakan sistem pengawasan (surveillance) hingga unsur patroli langsung di lapangan.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Pemantauan baik menggunakan sistem surveillance maupun unsur-unsur patroli terhadap seluruh kapal yang melintas di Perairan Selat Malaka,” tegas Tunggul.
Keberadaan kapal induk milik Angkatan Laut AS di wilayah tersebut menimbulkan perhatian publik karena bersamaan; dengan meningkatnya eskalasi militer di Timur Tengah.
Simak Video Viral dan Terupdate di BorobudurNewsTV (KLIK)
Namun, TNI AL menegaskan bahwa selama kapal tersebut melintas sesuai ketentuan internasional dan tidak melakukan; aktivitas militer ofensif, maka keberadaannya masih dalam batas yang dapat diterima.
USS Nimitz sendiri merupakan salah satu kapal induk terbesar di dunia dan kerap dikerahkan dalam misi strategis Amerika Serikat; di kawasan Indo-Pasifik maupun Timur Tengah. (*/cnn)
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani





Saat ini belum ada komentar