Kasus Pembegalan dan Pembunuhan di Candimulyo Terungkap, Ini Pelakunya

BNews—CANDIMULYO— Hampir sebulan lamanya kasus perampasan sepeda motor dengan kekerasan yang mengakibatkan korbannya atas nama Maryadi,37 warga Tampir Kulon Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang meninggal dunia akhirnya terungkap. Jajaran Tim Opsnal Reskrim Polres Magelang berhasil mengungkap kasus ini dan mengamankan salah satu tersangka.

 

Tersangka dengan inisial RM alias Kombe warga Kota Magelang berhasil diringkus di tempat persembunyiannya di kawasan Cipondoh Tangerang Minggu 16 April 2018 lalu.  “Tim kami berhasil mengamankan pelaku ini saat berada di pinggir jalan di area rumah tempat persembuyiannya sekitar pukul 03.00 wib dini hari,” ungkap Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo dalam rils medianya (22/4).

 

“Hal ini berhasil terungkap oleh petugas berkat kerja keras penyelidikan mereka, dan dari keterangan tersangka bahwa motiv awal kejadian tersebut karena ingin menguasai atau merampas kendaraan milik korban,” imbuhnya.

BEGAL: Satuan Opsnal Reskrim Polres Magelang sesaat membawa tersangka ke Mako Polres Magelang (16/4)--(Foto--Istimewa)
BEGAL: Satuan Opsnal Reskrim Polres Magelang sesaat membawa tersangka ke Mako Polres Magelang (16/4)–(Foto–Istimewa)

Kini tersangka sudah dibawa ke Polres Magelang untuk dilakukan intrograsi lebih lanjut. Dari hasil introgasi tersangka mengakui semua perbuatannya dengan modus pura pura kehabisan bensin dan meminta tolong kepada korban untuk mencarikan penjual bensin, padahal waktunya sudah malam hari.

 

Tersangka juga menyampaikan bahwa korban tanpa curiga mengantar mencarikan penjual dan saat lengah korban oleh temannya yang bernama Yuan (DPO) dari belakang korban dicekik dengan cara melilitkan tangan kirinya ke leher korban dan pelaku menusuk menggunakan bayonet ( pisau lipat ) sebanyak 3 kali. “Korban sempat berlari untuk meminta tolong namun Pelaku membacok kepala korban sebelah kanan sebanyak 2 kali menggunakan parang bergerigi,” paparnya AKBP Hari Purnomo.

 

Dari pengamanan pelaku ini, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa beberapa pakaian yang di pakai korban, Kendaraan bermotor Mio warna hijau, satu buah Parang Stainless terdapat tulisan “OX HEAD”, bergagang kayu warna Coklat, dan berbagai mesin kendaraan yang sudah di bongkar. “Atas perbuatanya tersangka di jerat Pencurian dengan kekerasan Pasal 365 ayat (4) KUHP dengan ancaman Hukuman Pidana penjara Max 20 tahun atau penjara seumur hidup,” tegasnya.

 

“Saya juga menghimbau kepada pelaku yang lain untuk segera menyerahkan diri guna proses hukum yang berlaku,” pungkasnya. (bsn)

 

Baca Berita Terkait Sebelumnya:

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: