Kekurangan Pegawai, Pemkot Magelang Terapkan 50 Persen ASN Bekerja di Rumah

BNews—MAGELANG— Selama pemberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Mayarakat (PPKM) di Kota Magelang, pemerintah kota setempat menerapkan kebijakan 50 persen ASN bekerja dari rumah. Lantaran keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), pemkot mengaku tak mampu menerapkan kebijakan 25 persen pegawainya untuk Work From Home (WFH). 

Sekda Pemkot Magelang Joko Budiyono menuturkan, penerapan kebijakan ini mengacu pada Instruksi Mendagri. Serta Surat Edaran Gubernur WFH bagi ASN sebesar 75 persen.

”Namun, kita berlakukan 50 persen karena ASN kita terbatas,” tutur Joko usai memimpin koordinasi tindak lanjut SE Gubernur Jawa Tengah terkait PPKM, Senin (11/1).

Ia mengatakan, saat ini ada belasan ASN di Kota Magelang terkonfirmasi Covid-19. Maka, diberlakukan WFH supaya steril dan dapat memutus rantai penyebaran virus corona.

”Bekerja dari rumah akan berlangsung sampai 25 Januari 2021,” katanya.

Selama PPKM, tempat hiburan dan karaoke ditutup. Termasuk fasilitas umum seperti lokasi permainan anak-anak di Alun-alun Kota Magelang.

Sementara restoran, kafe serta pusat perbelanjaan masih bisa beroperasi sampai pukul 21.00WIB. Termasuk pusat jajan dan angkringan di Alun-alun Kota Magelang. Namun demikian, mereka harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat kepada para pengunjung.

”Mereka kalau melanggar jam operasional, pihak keamanan berhak untuk membubarkan atau menutupnya karena tim gabungan akan selalu melakukan operasi yustisi,” tegasnya.

Joko menyampaikan, tempat ibadah masih bisa dibuka dengan jumlah jamaah atau jemaat maksimum 50 persen dari kapasitas dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Bagi pengunjung hotel, harus bisa menunjukkan surat keterangan sehat atau surat hasil tes cepat Covid-19.

”Intinya dalam PPKM ini kegiatan ekonomi masih tetap berjalan tetapi jam operasinya dibatasi,” pungkasnya. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: