Keluh Kesah Pembeli Dan Pedagang Di Pasar Gotong Royong Magelang Di Era Pandemi

BNews–MAGELANG– Pasar tradisional merupakan pasar yang lebih identik dengan bau yang tercampur jadi satu dan kotor tempatnya. Misalnya seperti bau ikan keranjang, ayam, buah, sayur, dan sebagainya.

Bau seperti itu menjadi satu serta ditambah dengan suasana kotor dipasar. Namun tidak semua pasar tradisional itu kotor dan bau.

Saat ini sudah banyak contoh pasar yang sudah mulai berkembang kebersihannya. Salah satu contohnya adalah Pasar tradisional Gotong Royong yang berada di Kota Magelang.

Pasar Gotong Royong merupakan pasar tradisional yang terletak di Kota Magelang . Suasana di daerah pasar ini sangat sejuk dan asri karena terletak dekat dengan pakunya tanah Jawa yaitu Bukit Tidar Magelang.

Suasana pasar Gotong Royong yang terletak di Kota Magelang di era pandemic covid-19 saat ini sangat berbeda. Yakni beda jika dibandingkan dengan sebelum terjadi pandemi.

Di era saat ini sangat membuat hampir semua masyarakat merasa susah untuk mencari pekerjaan dan uang serta ilmu.

Hal seperti ini disampaikan oleh salah satu pengunjung pasar Gotong Royong, Ngadiem yang mengaku sangat berpengaruh terhadap perekonomian.


“Pandemi covid-19 sangat mempengaruhi hidup saya. Karea suami saya terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), maka keuangan dalam keluarga saya sangat sulit diatur,” akunya.

Tidak hanya pengunjung saja yang merasa susah untuk mengatur keuangan di keluarganya. Para pedagang di pasar pun merasakan hal yang sama pula.

“Walaupun saya berjualan setiap hari tetapi hasilnya masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga saya. Hal itu karena jualan saya tidak laku dalam 1×24 jam,” ujar Rohman salah satu pedagang. (Fauzia Fajri Nabila, Mahasiswi Asmi Santa Maria Yogyakarta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: