Digelar Virtual, Cara Disparpora Kabupaten Magelang Bangkitkan Kesenian Ditengah Pandemi

BNews—MAGELANG— Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang resmi membuka pentas kesenian yang digelar secara virtual. Pembukaan dilaksanakan di TIC Borobudur pada Rabu (10/2/2021).

Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein mengungkapkan pentas kesenian secara vitual ini akan dilaksanakan setiap Hari Minggu selama satu jam dimulai 11.00 WIB hingga 12.00 WIB.

”Pertunjukan ini disiarkan secara live streaming/online melalui sejumlah media sosial. Dimulai bulan Februari hingga Desember 2021 mendatang,” ungkapnya, setelah pembukaan pentas kesenian di TIC Borobudur, Rabu (10/2/2021).

Dia menjelaskan, pertunjukan kesenian tradisional secara virtual itu dilakukan ditengah pandemi Covid-19 yang hingga kini belum usai. Sehingga setiap pertunjukan nantinya, yang hadir hanya terbatas. Sementara penonton dapat melihat melalui live streaming di media sosial.

Lanjut Husein, pagelaran ini bertujuan untuk meningkatkan promosi potensi wisata budaya di Kabupaten Magelang. ”Kemudian menambah atraksi wisata di kawasan Borobudur dan melestarikan kesenian. Tentunya juga untuk menambah pendapatan para seniman di Kabupaten Magelang,” jelas dia.

Dia berharap dengan pertunjukan ini bisa memberikan manfaat untuk pengembangan wisata budaya dan pariwisata Magelang pada umumnya. Serta meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Magelang.

”Kami juga berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga pariwisata dapat bangkit seperti sedia kala bahkan bisa berkembang lagi,” harap Husein.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Sementara itu, Pimpinan Seniman Tari Sanggar Kinara Kinari, Eko Sunyoto mengucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Magelang dan Disparpora Kabupaten Magelang atas terselenggaranya pentas seni secara virtual itu.

”Terima kasih karena sudah menginisiasi kegiatan pementasan secara virtual ini. Sehingga kami bisa berkesenian dengan tetap menyesuaikan keadaan saat ini. Ini juga menegaskan bahwa kesenian di Magelang masih ada,” ucapnya.

Ditengah pandemi Covid-19 saat ini, kata Eko, para seniman memang harus menyesuaikan. Contohnya, ketika pertunjukan harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

”Bagaimana membuat jarak antar penari kemudian memakai masker atau face shield. Ya kita menyesuaikan dengan keadaan ini (Pandemi Covid-19),” pungkasnya.

Sebagai informasi, penonton dapat melihat pentas seni tersebut dengan jadwal bergantian melalui media sosial @officialwisatamagelang. Kemudian @magelanggayeng, @magelang_raya, @inimagelangku, @magelang, @borobudurnews; @Plesiran_corp, @jelajah.magelang, @event_magelang, @masmbak.magelang, @magelangzone. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: