Kembali Dibuka, Pasar Tradisi Lembah Merapi Diserbu Wisatawan

BNews–DUKUN– Sebuah lokasi wisata kuliner bernuansa tempo dulu di Kabupaten Magelang kembali dibuka, Minggu (23/8/2020). Tempat ini adalah Pasar Tradisi Lembah Merapi yang berlokasi di puncak bukit gununggono Desa Banyubiru Kecamatan Dukun Magelang.

Pembukaan kembali lokasi tersebut setelah surat ijin beroperasi ditanda tangani Bupati Magelang beberapa minggu sebelumnya. Tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan, memakai masker dan jaga jarak.

Pasar yang berisikan macam-macam kuliner jadul masyarakat jawa ini diketahui berhenti beroperasi selama empat bulan karena pandemi covid-19. Dimana lokasi tersebut dikelola oleh Pemdes Banyubiru melalui BUMDES Nirmala Biru, yang buka setiap hari Minggu pagi jam 06.00-12.00 wib.

Perdana dibuka kembali, wisatawan dari berbagai daerah datang berkujung ke lokasi tersebut. Dari Semarang, Yogyakarta, Jakarta dan lain sebagainya.

Kepala Desa Banyubiru, Wintoro dalam sambutan pembukaan kembali lokasi tersebut mengatakan sejak pasar ini dibuka awal tahun 2019 perputaran uang mencapai Rp 1,5 miliar. “Tentunya karena pandemi covid kemarin harus libur empat bulan. Meskipun keadaan sekarang masih pandemi, namun pasar beroperasi sesuai ketentuan baru yakni menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Ia mengungkapkan, selama tutup memang lapak-lapak pedagang yang berjumlah 37 tersebut rusak. “Itu lapak-lapak yang dipakai sekarang baru semua dibuat oleh para pedagang secara swadaya seminggu ini. Semangat masyarakat disini memang patut diacungi jempol serta kekompakannya,” imbuhnya.

“Saya berharap dengan dibukanya kembali lokasi ini oleh Bupati Magelang, kedepan perekonomian masyarakat disini kembali normal. Dan beberapa kendala infrastruktur yang masih kurang bisa bertahap ditata kembali tentunya dengan arahan Bupati Magelang,” harapnya.

Loading...
DOWNLOAD MUSIK KEREN (KLIK DISINI)

Lihat saja sekarang, lanjutnya banyak wisatawan yang hadir dari berbagai daerah luar Magelang. “Itu tadi lihat wisatawan lokal dan luar magelang itu jelas tampak berbeda. Tadi saya sempat berbincang satu keluarga dari Jakarta datang kesini, kebetulan saat berlibur di Jogja juga,” tandasnya.

Sementara, Pembukaan kembali Pasar Tradisi Lembah Merapi tersebut resmi dilakukan oleh Bupati Magelang Zaenal Arifin yang hadir secara langsung. “Terpenting tetap patuhi tujuh prtokol kesehatan yang telah ditetapkan. Karena di Kabupaten Magelang masih terdapat 43 kasus positif covid saat ini,” katanya dalam sambutannya.

Ia juga menceritakan, sejak dirinya meresmikan destinasi wisata Banyubiru ini sejak tahun 2017 hingga sekarang perkembangannya cukup pesat. “Tentunya saya mengaprisiasi langkah Pemerintah Desa Banyubiru dalam mengambil kebijakan pengembangan lokasi wisata ini. Ditambah adanya pasar kuliner ini, pemberdayaan masyarakat sangat tampak jelas dampaknya dalam perekonomian,” imbuhnya.

Terakhir, Bupati Magelang menyampaikan turut berbahagia dan nyekuyung atas dibukanya Pasar Tradisi Lembah Merapi ini. “Semoga keberadaan lokasi wisata ini memberikan manfaat positif guna menggerakan geliat pariwisata dan roda perekonomian masyarakat. Sehingga pada suatu saat memberikan manfaat besar bagi kesehjateraan masyarakat Kabupaten Magelang,” pungkasnya.

Selanjutnya Bupati Magelang yang didampingi Asisten 3 sekaligus Kapala Disparpora Kabupaten Magelang, Anggota DPRD Kabupaten Magelang Syukur Achadi serta Forkompincam Dukun keliling ke pasar. Ia mencicipi beberapa jenis minuman dan makanan tradisional seperti bajigur, wedang seruni, serabi, pepes dan lain sebagainya.

Cukup lama Bupati Magelang beserta rombongan berada di lokasi Pasar tersebut. Dirinya benar-benar menikmati kuliner dan nuansa alam diatas bukit tersebut.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sedangkan salah satu wisatawan asal Solo, Aulia Kumar mengatakan memang sengaja datang ke Pasar Tradisi Lembah Merapi. “Saya sebelumnya memang sangat pingin kesini namun tutuo. Beberapa kali saya DM akun instagramnya kemarin dijawab masih tutup, dan akhirnya ada positingan dibuka lalu saya langsung kesini bersama keluarga,” ujarnya.

“Besok Minggu depan rencana mau kesini lagi ajak temen-temen kantor. Karena wisata seperti ini utnuk saat ini belum banyak yang buka,” tutupnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: