Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kenali Gejala Diare Pada Bayi, Dan Cara Mengatasinya

Kenali Gejala Diare Pada Bayi, Dan Cara Mengatasinya

  • calendar_month Sen, 18 Des 2023

BNews-KESEHATAN- Tidak hanya orang dewasa, ternyata bayi juga rentan mengalami kondisi diare. Bayi yang mengalami diare harus segera mendapatkan perawatan. Jika tidak, kondisi ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang membahayakan.

Namun, terkadang cukup sulit membedakan kondisi diare dan buang air besar yang dilakukan oleh bayi. Oleh karena itu, ayo kita simak lebih lanjut mengenai kondisi diare pada bayi dan tindakan yang perlu dilakukan oleh orangtua untuk mengatasi kondisi ini!

Kenali Gejala Diare pada Bayi

Warna dan tekstur feses pada bayi sangat beragam. Secara normal, feses bayi memiliki tekstur yang lunak, terutama jika bayi mengonsumsi ASI. Tidak hanya dari teksturnya, bayi juga akan buang air besar cukup sering. Hal ini membuat ibu sulit membedakan buang air besar yang normal dengan diare.

Namun, jika bayi memiliki feses yang sangat cair dan jumlahnya lebih banyak dari biasanya, kondisi ini bisa menunjukkan adanya diare.

Selain itu, jika warna feses bayi lebih hijau atau lebih gelap daripada biasanya, hal ini juga bisa menjadi tanda diare pada bayi. Tidak hanya itu, feses bayi yang mengalami diare akan memiliki bau yang sangat tajam dan terkadang mengandung darah atau lendir.

Jika ibu menemukan beberapa tanda tersebut pada feses bayi, sebaiknya segera menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc untuk melakukan tindakan pertolongan pertama. Tentunya, perawatan perlu dilakukan agar kondisi ini tidak membahayakan kesehatan bayi.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Lalu, apa penyebab diare pada bayi? Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus, keracunan makanan, atau kondisi alergi terhadap obat, makanan, atau susu sapi.

Lakukan Hal Ini Saat Bayi Mengalami Diare

Sebaiknya, hindari memberikan obat yang dijual secara bebas saat bayi mengalami diare. Berikan obat yang sesuai dengan rekomendasi dokter agar pengobatan yang dilakukan dapat memberikan hasil yang optimal. Umumnya, pengobatan yang diberikan adalah antibiotik yang dapat menghilangkan bakteri penyebab diare.

Namun, pengobatan yang dilakukan akan lebih efektif jika ibu juga melakukan beberapa perawatan yang dapat dilakukan pada bayi yang mengalami diare.

  1. Pastikan Bayi Mendapatkan Cairan yang Cukup

Pastikan bayi mendapatkan cairan yang cukup saat mengalami diare. Jika bayi mengonsumsi ASI, berikan ASI sebanyak mungkin. Jika bayi mengonsumsi susu formula, berikan susu formula dengan porsi yang tepat. Saat mengalami diare, bayi akan kehilangan cairan tubuh lebih banyak. Dengan memenuhi kebutuhan cairan yang diperlukan, bayi dapat terhindar dari dehidrasi.

  1. Pastikan Popok Bayi Tetap Kering

Ibu sebaiknya selalu memastikan popok bayi dalam keadaan kering dan nyaman. Jika bayi menggunakan popok kain, pastikan untuk mengganti popok setiap kali bayi buang air kecil dan besar. Jika menggunakan popok sekali pakai, jangan biarkan popok yang sama terlalu lama dipakai. Gantilah secara teratur atau saat bayi buang air besar. Ibu juga dapat menggunakan popok dengan ukuran yang lebih besar agar bayi tidak mengalami ruam popok.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Itulah beberapa tindakan yang perlu dilakukan oleh orangtua saat bayi mengalami diare. Jangan lupa, ibu harus mencuci tangan sebelum dan setelah menyentuh bayi. Menjaga kebersihan juga merupakan langkah lain yang dapat dilakukan untuk menghentikan penyebaran penyebab diare.

Segera Kunjungi Dokter!

Bayi yang tidak ditangani dengan baik saat mengalami diare dapat menghadapi risiko yang sangat berbahaya. Diare pada bayi dapat menyebabkan dehidrasi. Segera kunjungi rumah sakit terdekat jika bayi mengalami tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut dan bibir kering, tidak menangis dengan air mata, penurunan nafsu makan, cekungan pada bagian atas kepala, atau menjadi rewel. (*)

About The Author

  • Penulis: Pemela

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less