Ketika Umat Kristen Dendangkan Shalawat di Haul Gus Dur

BNews–MAGELANG– Suasana haul Gus Dur ke 7 di Ponpes API Meteseh kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang benar-benar mencerminkan keberagaman. Berbagai komunitas, budayawan, lintas agama, etnis dan suku ikut hadir memeriahkan acara tersebut. Termasuk Menakertrans Hanif Dakiri.
     Meski dibawah guyuran hujan acara begitu meriah dan khidmat. Terutama saat perwakilan dari umat Kristen Endah Laras menyanyikan lagu shalawat.
       Endah mendendangkan lagu istighfar. Beberapa kali dia juga fasih mengucapkan beberapa kalimat dalam bahasa Arab. “Sejak kecil saya tinggal didepan mushola dan setiap hari mendengar shalawat. Dan itu membekas di hati,” kata seniman asal Solo ini.
      Acara dibuka dengan tahlil oleh PMII Kabupaten Magelang. Kemudian dilanjutkan dengan berbagai pentas seni dari seniman Lima Gunung.
      Penggagas acara KH Yusuf Chudlori mengatakan haul ini bertujuan untuk mengenang kembali semangat perjuangan Gus Dur. “Haul itu kan peringatan kembali membuka sejarah tokoh panutan yang sudah meninggal. Meski sudah tiada Gus Dur meninggalkan jejak soal kemanusiaan, keberagaman Indonesia,” katanya.
     Baginya, Gus Dur adalah tokoh milik semua kalangan. Tidak terbatas umat Islam semata. Sehingga, katanya, siapapun bebas mengekspresikan kecintaan terhadap Gus Dur. “Yang santri mengekspresikan dengan tahlil yang budayawan dengan budaya, yang seniman dengan keseniannya,” papar dia. (bn1)

1 Comment
  1. julia dewi says

    TOP

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: