Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kirab Budaya Ruwat Bumi Akan Digelar Di Kota Magelang, Ada Pengalihan Arus Lalu Lintas

Kirab Budaya Ruwat Bumi Akan Digelar Di Kota Magelang, Ada Pengalihan Arus Lalu Lintas

  • calendar_month Sab, 30 Sep 2023

BNews-MAGELANG- Mau tahu apa yang bakal terjadi di Magelang, Minggu (1/10/2023) mendatang? Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio Magelang akan menggelar sebuah acara yang disebut Jutbio, atau kirab budaya ruwat bumi.

Acara ini diikuti oleh peserta dari 102 kelenteng di wilayah Pulau Jawa, termasuk Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah; dan DKI Jakarta. Masing-masing kelenteng akan membawa tandu dengan membawa patung dewa atau dewi; ada sebanyak 81 tandu yang akan ikut dalam kirab ini.

Rencananya, pada Sabtu (30/9/2023), para peserta kirab akan datang dengan membawa tandu dan patung. Kirab tersebut akan dimulai pukul 10.45 WIB di Kelenteng Liong Hok Bio, dan kelenteng ini juga akan menjadi titik awal dan titik akhir dari kirab.

Menurut Ketua Yayasan Tri Bhakti, Paul Chandra Wesi Aji, Jutbio berasal dari kata jut yang berarti keluar, dan bio yang berarti kelenteng. Jadi, dalam acara ini, dewa dan dewi akan keluar dari kelenteng untuk diarak. “Ada 102 kelenteng yang ikut,” ungkapnya kepada wartawan.

Rute kirab budaya ruwat bumi atau jutbio akan melewati Kelenteng Liong Hok Bio – Jalan Alun-Alun Selatan – Jalan Tentara Pelajar – Jalan Yos Sudarso dan Jalan Veteran – Jalan A Yani – Jalan Pemuda – Jalan Tidar – Jalan Tentara Pelajar – Jalan Pajajaran – Jalan Jenggolo – Jalan Pajang – Jalan Tentara Pelajar – Jalan Alun-Alun Utara – Jalan A Yani, dan berakhir di TITD Liong Hok Bio.

“Kirab ini akan menggunakan jalan raya di tengah Kota Magelang. Kami harapkan pengguna jalan yang dari Semarang menuju Jogja melintasi Kota Magelang di Simpang Kebonpolo belok kiri melalui Canguk, kemudian tiba di Simpang Artos,” ujar Kabag Ops Polres Magelang Kota, AKP Rinto Sutopo.

Rinto juga menambahkan, pengguna jalan dari arah selatan atau dari Yogyakarta menuju Semarang diharapkan; mengurangi beban kepadatan lalu lintas di tengah Kota Magelang.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Nanti di Simpang Artos, kami harapkan belok kanan melalui Canguk, Kebonpolo belok kanan. Sedangkan dari Purworejo, kami harapkan di Simpang Pabelan belok kanan. Nanti akan ada jalan alternatif dan personel yang ditempatkan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di tengah kota,” jelasnya.

Dalam acara ini, sekitar 165 personel keamanan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan akan dikerahkan. Selain itu, sekitar 100 banser dari kelenteng juga akan terlibat dalam acara ini.

“Untuk pengalihan arus dari Semarang di Simpang CPM, di Kebonpolo akan dilakukan penyaringan kendaraan besar; agar diarahkan menuju Canguk, sedangkan kendaraan kecil masih diperbolehkan masuk kota dengan selektif,” tambah Rinto. (*/artikel ditulis menggunakan AI)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less