Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » “Sepatu Bolong, Baju Basah Kuyup” Kisah Mbah Surat yang Menyentuh Hati

“Sepatu Bolong, Baju Basah Kuyup” Kisah Mbah Surat yang Menyentuh Hati

  • calendar_month Rab, 18 Mar 2026

BNews-TEMANGGUNG – Sosok pemilah sampah di TPA Sanggrahan, Kabupaten Temanggung, mendapat apresiasi dari pemerintah daerah dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Pendopo Pengayoman Temanggung, Selasa (17/3/2026).

Di antara puluhan tamu undangan dari Persatuan Pemilah Sampah Non Organik (PPSNO), perhatian tertuju pada Ispadi (65), Ketua PPSNO TPA Sanggrahan yang akrab disapa Mbah Surat. Ia dikenal sebagai sosok sederhana yang telah menekuni pekerjaan sebagai pemilah sampah sejak tahun 2010.

Sehari-hari, Mbah Surat berangkat ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sanggrahan di Kecamatan Kranggan usai menunaikan salat Subuh. Di lokasi tersebut, ia mengumpulkan berbagai barang rongsokan, terutama sampah plastik seperti ember bekas.

Dari aktivitas tersebut, ia memperoleh penghasilan rata-rata sekitar Rp25 ribu per hari. Ia bekerja hingga menjelang siang dan biasanya kembali ke rumah sekitar pukul 11.30 WIB untuk beristirahat.

Meski harus bergelut dengan sampah setiap hari, Mbah Surat mengaku tantangan terbesar justru datang dari kondisi cuaca. Saat hujan turun, pekerjaan menjadi semakin berat karena harus menghadapi sepatu yang bocor serta pakaian yang basah.

“Dukanya kalau hujan. Sepatu bolong, baju basah kuyup. Yang penting kendel (berani),” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Mbah Surat bersama sekitar 90 pemilah sampah lainnya diundang langsung oleh Bupati Temanggung, Agus Setyawan, untuk mengikuti buka puasa bersama. Kehadiran mereka mendapat apresiasi khusus dari pemerintah daerah.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Bupati Agus Setyawan menyampaikan bahwa para pemilah sampah memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Temanggung yang setiap harinya harus menangani sekitar 120 ton sampah.

“Tamu kehormatan Pemkab Temanggung adalah bapak-ibu semua. Kadang orang tidak menghitung perjuangan panjenengan, padahal kontribusi dalam pengelolaan sampah sangat luar biasa. Terima kasih sudah membantu masyarakat Temanggung,” ujar Agus.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah semakin meningkat, sekaligus memberikan penghargaan kepada para pemilah sampah yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less