PPMT UNIMMA Optimalisasi Digital Marketing Untuk Pemasaran Produk Bumbu Dapur Cair Di Madugondo Kajoran Magelang
- calendar_month Sel, 1 Feb 2022

PPMT UNIMMA Pendampingan Digital Marketing Penjualan Bumbu Masak Cair di Kajoran Magelang
BNews–MAGELANG– Pandemi Covid-19 memberi dampak pada ketidakstabilan ekonomi, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Secara umum, mayoritas dari pelaku UMKM mengalami penurunan pendapatan bahkan kebankrutan akibat pandemi Covid-19 (Sugiarti, Sari, & Hadiyat, 2020).
Menghadapi hal demikian diperlukan strategi bagi UMKM untuk tetap bertahan dan dapat mengembangkan bisnisnya di tengah pandemi Covid-19.
Aspek utama yang sangat berdampak bagi pelaku UMKM salah satunya adalah penurunan jumlah penjualan yang membuat kondisi keuangan UMKM dalam kondisi krisis. Pembatasan kegiatan sosial membuat UMKM sulit untuk bergerak mengembangkan skala usaha jika hanya memanfaatkan metode konvensional tersebut.
Pelaku usaha telah melakukan berbagai cara merespon kondisi sulit ini untuk mempertahankan usahanya. Kurangnya mobilitas massa di sekitar pasar tentu menghambat laju promosi yang berpengaruh kepada tingkat penjualan.
Mengatasi hal tersebut, pemasaran secara online melalui media merupakan langkah tepat yang harus dilakukan oleh para pelaku usaha (Suswanto & Setiawati, 2020; Gu, Han, & Wang, 2020).
Salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM adalah dengan melakukan optimalisasi digital marketing terutama dalam sektor peningkatan social media marketing, online advertising, video marketing, search engine marketing, dan pengelolaan website.
Dengan melakukan digitalisasi pemasaran, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkakan penjualan dan online engagement untuk mengembangkan skala usaha di tengah pandemi Covid- 19.
Nadya (2016) menjelaskan bahwa ketepatan dalam pemilihan media yang sesuai dengan perkembangan teknologi; sesuai dengan kecenderungan perilaku konsumen dalam media elektronik, dengan sendirinya memberikan opini yang menimbulkan pertimbangan bagi calon konsumen lain untuk melakukan pembelian.
DE’UMAY BUMBU REMPAH
DE’UMAY BUMBU REMPAH ADALAH BUMBU HOMEMADE PRAKTIS YANG DIBUAT DARI REMPAH ALAMI TANPA MSG DAN PENGAWET UNTUK MEMPERMUDAH MEMASAK JUGA MEMBERIKAN CITA RASA KHAS REMPAH INDONESIA DENGAN BAHAN-BAHAN SEHAT DAN ALAMI. MEMILIKI 2 VARIAN DENGAN CITA RASA BERBEDA DAN DIFUNGSIKAN UNTUK MASAKAN YANG BERVARIAN YAITU DE’UMAY BUMBU KUNING DAN DE’UMAY BUMBU PUTIH.
Di salah satu desa di Kecamatan Kajoran terdapat salah satu umkm yang masih jarang pesaingnya. Yaitu Rumah produksi bumbu umay yang membuat bumbu dapur dalam kemasan menarik.

Sehingga membuat anak muda yang tidak bisa masak. Mungkin dengan hadirnya rumah produksi bumbu umay membuat para kalangan muda lebih mudah untuk belajar masak karena mudah dan praktis.
Rumah bumbu umay terletak di dusun Babak. Rt 05/Rw 01, Desa Madugondo,Kecamatan Kajoran. Usaha tersebut baru berkembang dan memiliki 3 karyawan.
Akibat pandemi penjualan dari rumah bumbu umay merosost drastis hinggan 50 persen karena adanya pembatasan berskala secara nasional. Sehingga pelanggan yang diluar kota mengurangi pembelian yang membuat rumah bumbu umay mengurangi produksinya karena permintaan konsumen yang menurun drastis akibat pandemi ini. Ditahun ini Pandemi covid-19 yang belum usai juga berdampak pada pedagang makanan kecil, sulitnya mendapatkan pembeli dimasa pandemi, sehinggan penjualan menurun dan akhirnya pendapatan mereka turun drastis.
Hal ini menjadi permasalahan tersendiri bagi UMKM di Duusn Babak selain rumah bumbu umay umkm lainya juga terkena dampak pandemi ini. Melalui wawancara yang dilakukan mahasiswa PPMT UNIMMA lakukan, omset yang mereka peroleh di saat pandemic perbulannya tidak mencapai 50%; dari total yang mereka dapatkan saat belum pandemi.
Hal ini dikarenakan masyarakat yang enggan keluar rumah dalam situasi pandemi. Aalaupun dari pemerintah ada beberapa UMKM yang mendapatkan bantuan dana UMKM; namun mereka tidak dapat mengunakannya pada usaha secara optimal.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Bahkan kebanyakan pelaku UMKM Desa ini hanya beberapa yang mengunakan sistem pemasaran online lewat media sosial. Berdasarkan kondisi tersebut, maka diperlukan pendampingan untuk memecahkan permasalahan agar pengusaha kecil bisa menyesuaikan dengan kondisi dan penjualan produk UMKM di desa Madugondo ini mendapatkan pangsa pasar yang diinginkan dan dapat meningkatkan pendapatan.
Maka dari kelompok kami menggunakan jaringan media sosial. Sebab internet menyediakan berbagai akses fasilitas yang kesemuanya tidak hanya membantu mengubah secara kita berpikir tentang komunikasi pemasaran tetapi juga berdampak pada strategi bisnis, struktur pemasaran.
Internet berdampak pada pemasaran dalam dua cara, yaitu yang pertama saluran distribusi, internet menyediakan rute baru lebih langsung ke pelanggan yang dapat menggantikan atau melengkapi pengaturan distribusi saat ini.
Yang kedua, internet sebagai media komunikasi cara ini untuk menjangkau khalayak baru yang sangat besar dan memungkinkan penyediaan informasi dalam jumlah besar, kedua elemen tersebut bergabung sebagai e-business dan e-commerc untuk memberikan keuntungan bagi pembeli dan penjual. Seperti Shopee, Facebook, Instagram, dan lain-lain.
Pemasaran akan efektif jika pemilihan media telah dipertimbangkan dengan baik, setiap media memiliki kelebihan dan kelemahan. Oleh sebab itu tujuan dari kelompok kami adalah dalam pemilihan media pemasaran yang efektif adalah penyesuaian anara unsur dari marketing mix dan khalayak sasaran dengan demikian pesan yang disusun lebih efektif, sehingga bisa meningkatkan produk penjualan Umay Bumbu Rempah.
Kenapa memilih De’umay bumbu rempah?
Keunikan produk
- Gurih dan harum khas bumbu rempah Indonesia
- Masakan sudah enak tanpa bumbu pelengkap.
- Tahan sampai 2bulan di suhu ruang dan 6bulan di kulkas tanpa pengawet
- Sedap tanpa MSG
- Dibuat dari bahan rempah asli Indonesia
- Kemasan botol yang praktis dan mudah dalam penyimpanan
Harga terjangkau
Pada era milenial masyarakat membutuhkan produk yang praktis dan sehat dengan harga terjangkau.
De’umay bumbu putih Komposisi: bawang putih, bawang merah, merica. garam, minyak. Umay bumbu kuning: Komposisi: bawang putih, bawang merah, merica. ketumbar, kemiri, lengkuas, kunyit, jahe, garam, minyak, dan rempah lainnya. (adv)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar