Kisah Lima Kampus Di Indonesia Paling Angker, Salah Satunya Di Jogja

BNews–NASIONAL– Terkadang sebuah universitas memiliki bangunan kampus yang cukup bagus dan bisa dikatakan keren. Ternyata terdapat beberapa kampus di Indonesia ini disebut paling angket di Tanah Air.

Disebutkan terdapat lima kampus yang dikatakan paling angker dan tersebar di beberapa pulau di Indonesia. Hal tersebut diungkap oleh youtuber ternama yang kerap membahas konten-konten misteri, Nessi Judge di kanal Youtube miliknya.

Kampus angker ini tersebar di berbagai pulau di Tanah Air, ada yang dari Sulawesi, Jawa, hingga Sumatra.

Berikut ini lima di antaranya, sebagaimana diungkap dalam kanal Youtube Nessie Judge

1. Universitas Andalas (Padang)

Kampus pertama yang disebut-sebut paling seram adalah Universitas Andalas (Unand) di Padang, Sumatra Barat. Salah satu spot paling menyeramkan berada di Laboratorium Kimia Unand.

Ada sebuah pengalaman horor dari seorang mahasiswi bernama Widi sedang melakukan penelitian di Laboratorium Kimia Unand hinga malam hari. Awalnya dia berdua dengan temannya tapi karena temannya sudah selesai, akhirnya pulang terlebih dahulu.

Loading...

Kini, hanya tinggal Widi saja yang berada di laboratorium tersebut pada malam hari itu.

Tetapi, yang aneh adalah dia justru merasa enggak sendiri lagi. Dia mulai mendengar suara berasal dari alat-alat praktikum yang sedang ia siapkan. Semakin lama semakin jelas suara tersebut dan semakin berisik.

Karena takut, dia berusaha menyelesaikan tugas-tugasnya dan berdoa. Namun, ketika dia menengok ke belakang dia melihat alat lab bergerak terbang sendiri dan ada sosok pria seram telanjang membelakangi dia.

2. Universitas Tadulako (Palu)

Kedua berasal dari Universitas Tadulako di Palu, Sulawesi Tengah. Kampus yang terkenal dengan kaktus dan luas tanahnya ini ternyata menyimpan kisah mistis yang menyeramkan, tepatnya di lantai 10 Gedung International Office.

Di ruang tersebut terlihat tak rapi dan banyak berserakan buku serta lampunya redup. Ruangan ini bekas karyawan yang enggak digunakan lagi.

Karena lama tak dipakai, mahasiswa sering mendengar suara-suara aneh yang berasal dari ruangan tersebut, seperti suara kursi diseret, tangisan, hingga dentuman kaki seperti orang berjalan.

3. Universitas Padjajaran (Jatinangor)

Selanjutnya ada Universitas Padjajaran di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Ada kejadian mistis yang terjadi di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) ketika mahasiswa sedang mengadakan sebuah acara bernama Festival Budaya.

Saat acara berlangsung, salah satu panitia mendengar suara tangisan perempuan yang berasal dari dari pojokan Pusat Studi Bahasa Jepang (PSJB). Ketika ia cek, yang menangis ternyata temannya berinisial M yang lagi punya masalah dengan kekasihnya.

Tiba-tiba ketika dia sedang menenangkan M, ada panitia yang meneriaki mereka untuk suruh bekerja lagi. Merasa ada yang aneh, dia besoknya bertemu dengan yang menegur dia kemarin. Ternyata panitia tersebut mengatakan ada nenek seram yang sorot matanya mengarah ke dia dan M

4. Universitas Maranatha (Bandung)

Di Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha, Bandung, ada seorang mahasiswa balik ke kampus karena jas almamaternya ketinggalan. Diia masuk ke laboratorium dan ketemu kakek tua dan memberikan kunci jawaban 50 soal ujian buat besok harinya.

Dan besoknya dia menggunakan kunci jawabannya itu. Semua berjalan lancar dan normal hingga ia tiba di pertanyaan nomor 50. Ada soal yang memperlihatkan foto mayat seorang kakek yang ia kenali betul. Tak disangka-sangka kakek tersebut adalah sosok yang memberikan dia kunci jawaban pada malam sebelumnya.

Kakek ini dikenal di Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha sebagai hantu mayat.

5. Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta)

Kampus angker terakhir di Indonesia kini berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Di UGM terdapat sebuah jembatan bernama Jembatan Perawan, yang mengubungkan Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan.

Di jembatan tersebut sosok hantu berjilbab yang biasa dikenal dengan Mbak Rohana. Sosok hantu ini sudah tak asing lagi bagi mahasiswa.

Pada malam hari ia kerap menampakkan dirinya berjalan di jembatan sembari menengok ke bawah. Tetapi yang membuat merinding adalah ia kerap menjatuhkan diri ke bawah jembatan. Padahal di bawah jembatan adalan jalan utama atau akses yang kerap dilalui oleh mahasiswa maupun masyarakat. (*)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: