Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Konggres Borobudur Akan Digelar Oleh Komunitas Brayat Panangkaran Borobudur

Konggres Borobudur Akan Digelar Oleh Komunitas Brayat Panangkaran Borobudur

  • calendar_month Sab, 5 Agu 2023

BNews-MAGELANG– Masih berlangsung Ruwat Rawat Borobudur (RRB) yang digelar oleh Komunitas Brayat Panangkaran Borobudur . Event itu sudah berjalan sejak 21 Januari hingga 30 Oktober 2023 nanti.

Disalah satu kegiatan itu juga digelar peringatan 50 tahun Kebangkitan Nilai Spiritual sebagai Pusaka Budaya Bangsa mulai 19 Juli hingga 12 Agustus 2023.

Budayawan Brayat Panangkaran Borobudur, Sucoro mengungkapkan selain pgelaran budaya tradisi, dalam kegiatan itu ada kompetisi opini publik dan konggres Borobudur.

Kompetisi opini dengan tema ‘Menelisik Kembali Nilai Spiritualitas Borobudur yang terbingkai dalam satu kerukunan; yang disebut Bhineka Tunggal Ika itu bertujuan untuk menjaring infromasi dan pendapat masyarakat hakikat nilai spiritualitas Borobudur yang selama 20 tahun lebih RRB mengawalnya.

Menurut Sucoro, hingga kini belum faham betul yang namanya nilai spiritualitas itu. Oleh karena itu kita menjaring informasi pendapat; dari berbagai pihak elemen masyarakat yang berkaitan dengan niali spiritual.

Dikatakan Sucoro, kompetisi opini berlangsung selama satu bulan. Ada 261 peserta dan diambil 9 opini terbaik; yang akan mendapat uang pembinaan dan thropy dari Badan Otorita Borobudur (BKB).

“Setelah dari itu kita akan tahu nilai spiritual seperti apa yang perlu kita kembangkan dari sebuah monumen Borobudur,” jelas Sucoro saat ditemui Jumat (04/8/2023).

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Lebih lanjut Ia menuturkan, berdasar hasil opini terbaik yang dikirim masyarkat kemudian menjadi materi Kongggres Borobudur. Disisi lain materi konggres juga berasal dari hasil riset Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).

Kedua sisi yang berbeda itu, imbuhnya kita kombinasi , harapnnya ini bisa dijadiakan satu masukan kepada pemerintah; dimana yang saat ini Presiden Jokowi menginginkan Borobudur dikelola oleh satu pintu yang nantinya akan diputuskan menjadi keputusan Residen (Kepres).

Setiadaknya peran RRB dapat lebih memperjelas yang namananya peran masyarakat yang dikendaki oleh pemerintah seperti apa. Apa difiniasi masyarakat yang dimaksud apakah Kepala Desa atau kah DPR.

“Ini Presiden harus jelas dulu. Karena selama ini masyarkat itu kurang jelas, siapa sebetulnya masyaraknya,” ujar Sucoro.

Konggres Borobudur sendiri akan digelar pada 8-9 Agustus 2023 dengan menghadirkan berbagai narasumber dari akademisi; tokoh masyarkat, Kemenag RI, dan Kemetrian Pariwisata, Kementrian Maritim dan lainnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less