Konsultasi Publik Di Magelang Untuk Proyek Jalan Tol Bawen-Yogyakarta Akan Dimulai

BNews–MAGELANG– Proyek pembangunan Jalan Tol Bawen – Yogyakarta masih dalam tahap awal. Khususnya untuk wilayah di Kabupaten Magelang yang akan terlintasi.

Tahap awal tersebut yakni sosialisasi atau sering disebut konsultasi publik. Setelah di Kabupaten Temanggung dan Kota Magelang dilaksanakan konsultasi publik, kini saatnya untuk di Kabupaten Magelang.

“Seharusnya menurut jadwal sudah dimulai awal Desember 2021 lalu untuk konsultasi publik bagi warga di 44 Desa yang lahannya terlintasi proyek jalan Tol Bawen – Yogyarkat ini. Namun ini mundur, dan akan dimulai besok Senin 10 Januari 2022 sampai 1 Februari 2022,” kata Kepala Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan DPUPR Kabupaten Magelang, Adang Atfan Ludhantono saat ditemui Borobudurnews.com di kantornya (6/1/2022).

Adang mengatakan juga bawah untuk konsultasi publik besok akan dimulai dari sisi selatan yang akan terlintasi proyek tersebut.

“Jadi tiga hari besok tangal 10-12 Januari 2022 dijadwalkan akan konsultasi publik di sejumlah desa di Kecamatan Ngluwar,” imbuhnya.

Jadi, kata Adang konsultasi publik bisa dibagi beberapa sesi untuk masing-masing desa. Hal ini melihat jumlah pemilik lahan yang jumlah banyak sedikitnya berbeda.

“Kalau yang banyak bisa kita bagi beberapa sesi. Dan dari pihak PPK juga ada beberapa tim yang akan diterjunkan. Ini soal mengejar waktu,” tegasnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Jadi, menurut Adang ini baru konsultasi publik saja untuk menyampaikan proyek tersebut. “Nanti PPK ini menyampaikan atau mensosialisasikan bahwa akan membangun jalan tol saja, apakah setuju atau tidak. Termasuk akan menyampaikan dampaknya, dan mungkin tahapan tahapan berikutnya seperti apa,” paparnya.

Jika hasil konsultasi publik lancar, kata Adang tinggal menunggu SK Penetapan Lokasi dari Gubernur Jawa Tengah. “Setelah itu tahapanan sama seperti MAJT, yakni mulai proses pengadaan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, total panjang jalan tol bawn Yogyakarta yakni 75,82 kilometer yang akan di bangun, 67,05 kilometer berada di wilayah Jawa Tengah, dan 8,77 Kilometer berada di wilayah DIY.

Sementara yang melintas di Kabupaten Magelang panjangnya hampir separo dari total panjang jalan tol tersebut. Dan akan melintasi 44 desa di 7 kecamatan.

Kecamatan Secang meliput Desa Candiretno, Pancuranmas, Madusari, Candisari, Donorojo, Pucang, Payaman, Jambewangi, dan Karangkajen. (9 desa)

Kecamatan Grabag meliputi Desa Kalikuto, Banyusari, Kartoharjo, Sidogede, Kalipucang, Grabag dan Losari (7)

Kecamatan Mungkid, Desa Bojong, Desa Pabelan, Desa Mungkid, Desa Pagersari, Senden. (5)

Kecamatan Candimulyo, meliputi Desa Tampir Kulon, Podosoko, Tempak, Sidomulyo, Mejing. (5)

Kecamatan Tegalrejo meliputi Desa Tampingan, Banyuurip, Purwosari, Glagahombo, Purwodadi, Girirejoi. (6)

Kecamatan Ngluwar, desa yakni Desa Bligo, Pakunden, Karang Talun, Ngluwar, Jamuskauman, Plosogede, dan Blongkeng. (7)

Kecamatan Muntilan meliputi Desa Sriwedari, Keji, Ngawen, Tamanagung, Congkrang. (5). (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: