Kualitas Pemasangan APK oleh KPU Dinilai Buruk

BNews—MUNGKID— Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) oleh jajaran KPU Kabupaten Magelang sudah mulai terpasang beberapa hari belakangan ini. Namun kondisi sudah tidak sempurna lagi.

 

Hal ini disayangkan oleh Panwaskab Magelang karena banyak APK yang sudah hamper roboh.” Dari pendataan Panwascam dan Panwasdes ada beberapa faktor penyebab apk resmi dari KPU ambruk atau sudah tidak berdiri sempurna yakni Pertama sebagian bambu penyangga masih muda sehingga mudah patah seperti terjadi di Dusun Gebayan Desa Sirahan Salam, Faktor kedua adalah pemasangan kurang sempurna, faktor ketiga kondisi tanah yang gembur sehingga bambu penyangga spanduk apk rawan rubuh, Dan keempat ada pihak yang sengaja melepas seperti yang terjadi di Bumirejo, Mungkid,” ungkap Ketua Panwaskab Magelang M.Habib Shaleh (13/4).

 

“Alat peraga kampanye dalam pemilu saat ini difasilitasi atau pemasangan serta pengadaan oleh pemerintah melalui KPU, sehingga semua pihak harus turut merawat dan menjaga apk, agar tujuan pembuatan dan pemasangan apk tepat sasaran, Namun bila apk dirusak hal itu merupakan pemborosan anggaran pemerintah,” imbuhnya.

APK : Salah satu Apk di Dusun Ngroto Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan Ambruk (13/4)--(Foto--Istimewa)
APK : Salah satu Apk di Dusun Ngroto Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan Ambruk (13/4)–(Foto–Istimewa)

 

“Kami Panwaskab Magelang mendorong timses paslon dan masyarakat bersama kpu dan jajarannya untuk menjaga dan merawat apk demi suksesnya pilkada 27 Juni 2018,” tandasnya.

 

Sementara Achmad Saefudin, ketua PPK Kecamatan Dukun menyampaikan bahwa serah terima APK kepada timses sudah dilaksanakan tadi. “Kami mendapat surat serah terima dari KPU  Kabupaten Magelang bahwa pihak KPU menyerahkan  APK yang terpasang kepada Timses Cagub dan Cawagub nomor urut dua, yang nomor satu kami belum mendapat informasi dari KPU Kabupaten Magelang,” katanya.

 

“Jadi sebenarnya sudah bukan tanggung jawab kami,” imbuhnya.

 

Sedangkan Ketua Komisioner Panwascam Dukun, Ariyanto menambahkan kami tetap melakukan tugas pengawasan di area kami sesuai intruksi Panwaskab. “Semua ini demi keadilan dalam proses pilkada, Salah satunya mengawasi APK terpasang yang mulai roboh karena tiang yang tidak kuat atau proses pemasangan tidak sempurna,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: