Laki-laki Berambut Gondrong di Sleman Jadi Korban Begal Payudara

BNews—JOGJAKARTA— Tak hanya menyasar wanita, begal payudara atau remas tetek bisa saja menimpa pria. Peristiwa kejahatan seksual ini ternyata benar-benar terjadi dan menimpa seorang laki-laki di Sleman, DI Jogjakarta. 

Pengalaman lucu, menakutkan sekaligus menjijikkan ini dibagikan melalui media sosial Twitter. Melalui akun @banumelody, ia menceritakan pengalamannya lewat utas pada Rabu, (13/1).

Banu mengungkapkan, peristiwa terjadi di sekitar Jalan Kaliurang (Jakal), Sleman. Berdasarkan keterangannya, insiden terjadi pada Rabu pukul 01.10WIB di Jalan Banteng Raya.

Saat itu, pelaku beraksi seorang diri menggunakan sepeda motor, yang seingat korban, bermerek Supra X 125. Namun, ia tak begitu yakin karena peristiwa terjadi saat petang dan hujan turun.

Setelah dadanya diremas, kata korban, pelaku sempat memperhatikan respons korban, kemudian kabur. ”Dia sempat melambatkan laju kendaraannya, melihat respons korban. Sangat menakutkan, sih. Enggak terbayang kalau korbannya cewek” kata korban, Rabu (13/1).

Korban sempat berteriak kencang hingga warga di sekitar lokasi kejadian keluar rumah. Tetapi sayang, pelaku tidak terkejar.

Bukan saja korban sempat syok, pelaku juga langsung tancap gas dan kondisi jalan berlubang serta banyak polisi tidur. ”Di samping itu, saya juga mikir risiko, jalanan sepi, enggak tahu apakah dia bawa senjata atau tidak,” ungkapnya.

Korban mengaku sekarang keadaannya baik-baik saja. Sampai saat ini, ia belum bisa melaporkan kejadian yang menimpanya itu ke polisi karena belum mengantongi bukti kuat.

Selain itu, ia berpesan supaya masyarakat berhati-hati karena pelecehan seksual tidak mengenal gender. ”Untuk siapa pun agar lebih berhati-hati lagi. Sexual harrasment enggak mengenal gender laki-laki atau perempuan, dan umur. Bukan karena korban adalah laki-laki, lantas layak dijadikan bercandaan di ruang umum,” jelasnya.

Sebelumnya, utas korban di Twitter telah ramai mendapat reaksi warganet. Bahkan baru 11 jam setelah dicuitkan, utas tersebut telah di-retweet lebih dari sebelas ribu kali dan disukai hampir 30 ribu pengguna media sosial. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: