Lima PSK dan Satu Lelaki Hidung Belang Terjaring di Muntilan

BNews—MUNTILAN— Bulan Suci Ramadhan ini Polsek Muntilan Polres Magelang terus gencar melaksanakan operasi Pekat. Hasilnya lima Pekerja Sexs Komersial (PSK) dan satu hidung belang terjaring tadi malam di Terminal Muntilan (27/5).

 

Kelima wanita tersebut berinisial ST, 30 warga Sawangan, AT,23 warga Srumbung, SR, 20 warga Kaliangkrik, Ern,40 warga Kaliangkrik dan AM, 30 warga Muntilan. Serta satu Pria Hidung belang dengan inisal  MUS, 58 warga Mungkid.

 

Kapolsek Muntilan AKP Mudiyanto mengatakan bahwa operasi ini digelar tadi malam sekitar pukul 22.30 wib di terminal Muntilan.” Semua jajaran Polsek Muntilan kami terjunkan, dan kami berhasil mengamankan lima PSK dan satu Hidung belang. Selanjutnya mereka kami bawa ke Mako Polsek Muntilan untuk dilakukan pendataan,” katanya.

 

“Kami juga tegas dalam hal ini, kami buat surat pernyataan dan di tanda tangani mereka yang berisi jia tertangkap kembali akan langsung di kirim ke rehabilitasi Dinas SosialKota Surakarta,” imbuhnya.

 

Operasi Pekat tersebut dilakukan beberapa tempat di Muntilan tadi malam. “Kami sebelumnya melakukan penyisiran di daerah RSPD Muntilan dan Monumen Bambu Runcing,” paparnya.

 

Operasi pekat bertujuan agar situasi kamtibmas wilayah selalu aman dan kondusif,dengan adanya wanita malam yang begadang di terminal akan menimbulkan gangguan kamtibmas. “Apa lagi pada bulan Ramadhan tentunya akan menciderai adanya Bulan Puasa ini,” tegasnya.

 

AKP Mudiyanto juga menambahkan bahwa operasi seperti ini akan rutin digelar di jam dan lokasi yang tidak ditentukan. “Sasaran kami tidak hanya seperti itu, namun terkait miras, balap liar, obat terlarang dan kenakalan remaja,” tandasnya.

 

Dari salah satu PSK yang tertangkap atas inisial AM, 30 warga Muntilan juga mengutarakan saat dimintai keterangan petugas, bahwa dia melakukan perkerjaan seperti itu untuk kebutuhan rumah. “Mencari nafka seperti ya untuk makan dan kebutuhan dirumah,”pungkasnya.(bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: